SUKABUMI — Bagaimana Dinas Perhubungan Kota Sukabumi menyiapkan sistem transportasi menghadapi dampak beroperasinya Jalan Tol Bocimi? Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat integrasi layanan transportasi serta menata kembali manajemen lalu lintas di dalam kota.
Kepala Dishub Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan mengatakan, beroperasinya tol tersebut diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat serta arus kunjungan ke Kota Sukabumi, terutama setelah pembangunan Seksi 3 ruas Cibadak–Sukabumi rampung.
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan lalu lintas di dalam kota.
“Jangan sampai jumlah pengunjung yang meningkat justru meninggalkan kesan buruk karena kemacetan dan kondisi lalu lintas yang semrawut. Harapan Wali Kota jelas, Sukabumi harus tampil sebagai destinasi yang nyaman di semua sektor,” kata Iskandar kepada wartawan, Selasa (10/2).
Ia menjelaskan, penataan transportasi harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak parsial. Mulai dari akses jalan, moda transportasi, hingga pengaturan lalu lintas perlu dirancang secara terpadu agar masyarakat dan wisatawan dapat merasakan layanan transportasi yang aman dan nyaman.
Sebagai salah satu langkah konkret, Dishub Kota Sukabumi saat ini tengah menguji coba layanan Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi.
Rute Cibolang–Cibeureum dipilih sebagai jalur awal yang diharapkan mampu mendukung mobilitas warga sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
“Saat ini setiap pagi kami sudah mengangkut penumpang dari Cibolang menuju IPB. Uji coba ini alhamdulillah mendapat respons positif dari masyarakat, apalagi sementara masih gratis,” jelasnya.
Selain penguatan transportasi massal, Dishub juga menyiapkan pembenahan sistem parkir sebagai bagian dari upaya menata lalu lintas kota. Penataan parkir dinilai penting agar tidak menjadi sumber kemacetan baru saat volume kendaraan meningkat.
Iskandar menegaskan, kehadiran Tol Bocimi harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi Kota Sukabumi untuk berbenah dalam sistem transportasi.
“Dengan transportasi yang terkelola baik, Sukabumi diharapkan mampu menyambut lonjakan kunjungan tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya. (*)

