Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Halal Bihalal Jadi Ajang Evaluasi, Bupati Soroti Kinerja dan Tantangan Pembangunan

×

Halal Bihalal Jadi Ajang Evaluasi, Bupati Soroti Kinerja dan Tantangan Pembangunan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Bale Budaya Pudak Arum, Pendopo Sukabumi, Minggu (22/3/2026), tak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Momentum ini justru dimanfaatkan sebagai ruang refleksi dan evaluasi kinerja pemerintahan selama satu tahun terakhir.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara terbuka menyoroti berbagai capaian sekaligus kekurangan yang masih perlu dibenahi. Ia menegaskan, tantangan pembangunan ke depan menuntut kerja yang lebih cepat, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal saling memaafkan, tapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi apa yang sudah dan belum kita lakukan,” ujarnya di hadapan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, swasta, organisasi, dan partai politik.

Baca Juga: Libur Idul Fitri 2026, Pantai Cibuaya Ujunggenteng Mulai Dipadati Wisatawan 

Dalam refleksinya, Bupati mengakui bahwa masih ada program yang belum berjalan optimal, terutama dalam hal pemerataan pelayanan publik. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran untuk menjadikan sisa masa kepemimpinan sebagai periode percepatan kerja.

Meski demikian, sejumlah capaian tetap menjadi catatan positif, di antaranya penurunan angka kemiskinan, penguatan sektor pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga dengan konsistensi dan inovasi.

“Keberhasilan ini harus kita lanjutkan, tapi jangan cepat puas. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Baca Juga: Nightography di Galaxy S26 Series Bikin Malam Libur Lebaran Terang & Epik

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab berbagai persoalan daerah, termasuk isu kebencanaan yang kerap terjadi di wilayah Sukabumi. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik awal memperkuat komitmen kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran pemerintah yang nyata, cepat, dan solutif. Itu yang harus kita wujudkan bersama,” pungkasnya.