Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Dua Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karang Naya Sukabumi, Satu Masih Dicari

×

Dua Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karang Naya Sukabumi, Satu Masih Dicari

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Insiden kecelakaan laut terjadi di kawasan Pantai Karang Naya, wilayah Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/3/2026) siang. Dua orang wisatawan dilaporkan terseret arus ombak saat berenang di sekitar bibir pantai.

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adhianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut laporan pertama diterima pada pukul 14.33 WIB dari keluarga korban.

“Laporan kami terima dari saudara korban sekitar pukul 14.33 WIB. Kejadian berlangsung tidak lama setelahnya saat korban berenang di pinggir pantai,” ujar Suryo.

Baca Juga: Wisatawan Membludak, Kemacetan Panjang Terjadi di Jalur Palabuhanratu

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Karang Naya, dekat Hotel Samudra Beach. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui sedang berenang sebelum akhirnya terseret arus ke tengah laut.

Korban yang dilaporkan bernama Sahid (14), seorang remaja laki-laki. Ia bersama rekannya diduga tidak menyadari adanya arus kuat yang tiba-tiba menarik ke tengah.

“Korban berenang di pinggir pantai, kemudian terbawa arus tengah. Kondisi arus saat itu cukup kuat,” jelas Suryo.

Dalam kejadian tersebut, tim SAR bersama warga dan saksi di lokasi langsung melakukan upaya penyelamatan. Dari dua korban, satu orang berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian hingga berita ini diturunkan.

Baca Juga: Halal Bihalal Jadi Ajang Evaluasi, Bupati Soroti Kinerja dan Tantangan Pembangunan

“Tindakan yang sudah dilakukan, satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR,” tambahnya.

Suryo juga mengungkapkan bahwa saksi di lokasi sempat melihat langsung detik-detik korban terseret arus. Mereka turut membantu memberikan informasi kepada petugas.

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir area perairan dan garis pantai. Proses pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang laut.

Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Sukabumi, agar lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi ombak sebelum berenang.