Kota Sukabumi

TPT Ambruk di Babakan Ancam Rumah Warga, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Penanganan Darurat

×

TPT Ambruk di Babakan Ancam Rumah Warga, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Penanganan Darurat

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan assessment TPT Ambruk di Babakan. (FOTO : Rizky Miftah/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melakukan asesmen terhadap ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Pembangunan Gang H. Afandi, RT 03 RW 03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Minggu (7/6/2026).

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan hasil asesmen, ambruknya TPT diduga akibat konstruksi yang tidak mampu menahan beban serta adanya pengikisan tanah di bagian bawah pondasi yang dipicu aliran air pada saluran irigasi.

Akibat kejadian tersebut, saluran irigasi milik warga tertutup material longsoran dengan area terdampak diperkirakan mencapai 8 meter x 3 meter x 2 meter. Selain itu, satu unit rumah milik Nani yang dihuni satu kepala keluarga dengan lima jiwa berada dalam kondisi terancam apabila terjadi longsoran susulan.

BACA JUGA : BPBD Kota Sukabumi Imbau Warga Tetap Waspada Usai Gempa M4,5 Guncang Selatan Sukabumi

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus langkah penanganan darurat.

“Setelah menerima laporan, tim BPBD langsung melakukan assessment di lokasi. Hasil pengecekan menunjukkan TPT ambruk akibat tidak kuat menahan beban dan adanya pengikisan pada bagian bawah pondasi. Saat ini terdapat satu rumah warga yang berada di area terancam sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus,” ujarnya.

Novian menambahkan, hasil pemeriksaan lapangan juga menemukan adanya bagian TPT lain yang berada tepat di samping lokasi longsoran dalam kondisi retak dan mulai miring.

“Kami menemukan adanya retakan pada struktur TPT yang berada di samping lokasi ambruk. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan longsoran susulan apabila tidak segera dilakukan penanganan lebih lanjut. Karena itu kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan,” katanya.

BACA JUGA : BPBD Kota Sukabumi Lakukan Mitigasi Bencana Banjir Limpasan di Warudoyong

Sebagai langkah awal, BPBD Kota Sukabumi bersama warga setempat, pengurus RT/RW, dan unsur terkait melakukan penanganan sementara berupa perucukan untuk mengurangi risiko pergerakan tanah dan mencegah dampak yang lebih luas.

Tim BPBD yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Danru Kusnawan bersama sejumlah personel lainnya, yakni Ade Suryana, Ade Ruswandi, Sam’an Halomoan Lubis, Prasetyo Nursidiq, M. Mu’adz, M. Hisyam, M. Ravi Suryadi, dan Mahendra Taufik Aruan.

BPBD Kota Sukabumi akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi sambil menunggu langkah penanganan permanen guna mengantisipasi potensi ambruk susulan yang dapat membahayakan warga sekitar.