SUKABUMI – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Sukabumi memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada ribuan peserta didik baru di sejumlah sekolah.
Program pembekalan tersebut digelar di SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SMP Negeri 9, SMP Negeri 10, SMP Negeri 11, SMP Negeri 14, hingga SMA Negeri 4 Kota Sukabumi. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, kuis, dan berbagai aktivitas edukatif agar lebih mudah dipahami oleh para siswa.
Anggota FPK Kota Sukabumi, Zulkarnain, mengatakan penguatan wawasan kebangsaan menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, pelajar harus memiliki karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah persatuan bangsa.
“Anak-anak saat ini hidup di era digital yang penuh informasi. Mereka harus memiliki bekal nilai kebangsaan yang kuat agar mampu memilah mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan. Karakter kebangsaan menjadi benteng utama agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
BACA JUGA : Anang Sampaikan Ucapan Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Kebangsaan
Dalam kegiatan tersebut, FPK mengenalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Zulkarnain menegaskan keberagaman yang dimiliki Indonesia harus dipandang sebagai kekuatan yang mampu mempererat persatuan, bukan menjadi pemicu perpecahan.
“Kami ingin adik-adik memahami bahwa perbedaan adalah kekuatan bangsa. Nilai toleransi, saling menghormati, gotong royong, dan cinta tanah air harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.
BACA JUGA : SBY dan Jokowi Apit Prabowo di Istana, Makan Malam Kebangsaan Bahas Geopolitik Global
Ia menilai MPLS merupakan waktu yang tepat untuk membangun karakter peserta didik sebelum memasuki proses pembelajaran di sekolah. Melalui pembekalan tersebut, FPK berharap lahir generasi Pelajar Pancasila yang memiliki integritas, mampu berpikir kritis, kreatif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Beragam pertanyaan disampaikan, mulai dari cara menjaga persatuan di tengah maraknya media sosial, menyikapi perbedaan pendapat, hingga peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut Zulkarnain, pembentukan karakter tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Dibutuhkan sinergi antara keluarga, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat agar nilai-nilai kebangsaan benar-benar tumbuh dalam kehidupan generasi muda.
“FPK Kota Sukabumi pun berkomitmen untuk terus memperluas program pembekalan wawasan kebangsaan ke lebih banyak sekolah di berbagai jenjang pendidikan sebagai upaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi toleransi, dan siap menjaga persatuan bangsa,” tutupnya.

