Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Kebakaran Rumah di Wangunreja Nyalindung, Tiga Bocah Tak Sempat Menyelamatkan Diri

×

Kebakaran Rumah di Wangunreja Nyalindung, Tiga Bocah Tak Sempat Menyelamatkan Diri

Sebarkan artikel ini
Warga bersama aparat wilayah setempat mengevakuasi korban kebakaran di Kampung Babakan Bandung RT 001 RW 006, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026). (Foto: Dok Polsek Nyalidung)

SUKABUMI – Tiga anak meninggal dunia setelah terjebak dalam kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung RT 001 RW 006, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketiga korban masing-masing Alzenar Malik Seputro (10), Sakha Asadel Seputro (5), dan Shakila Almahira Quenza (4). Berdasarkan pemeriksaan tenaga kesehatan Puskesmas Cijangkar, ketiganya meninggal dunia akibat luka bakar derajat tiga yang mencapai hampir 100 persen tubuh.

Kapolsek Nyalindung IPTU Muhamad Yanuar Fajar, menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga bermula dari lilin yang digunakan sebagai penerangan saat terjadi pemadaman listrik di rumah korban.

Baca Juga: Disdukcapil Kota Sukabumi Rekam KTP-el 120 Pelajar SMAN 1 Lewat Layanan Jemput Bola

“Sebelum kejadian, saksi menyalakan lilin sekitar pukul 18.00 WIB karena listrik padam. Lilin tersebut diletakkan di atas televisi menggunakan alas piring plastik,” ujar IPTU Muhamad Yanuar Fajar dalam laporan yang diterima redaksi sukabumiku.id, Jumat (24/07/2026).

Setelah menyalakan lilin, penghuni rumah yang terdiri atas nenek korban, kakak korban, dan tiga anak kecil itu kemudian beristirahat di kamar depan.

Sekitar pukul 19.30 WIB, kakak korban, Nicky Oktaviany Seputro, terbangun karena merasakan hawa panas dan mendapati api telah membakar ruang tamu rumah.

Baca Juga: DPRD Kota Sukabumi Dorong Transparansi Kajian Pinjaman Daerah Rp250 Miliar

“Atas arahan neneknya, saksi kemudian berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, nenek korban, Nia Kurniasih, sempat berusaha memadamkan api menggunakan seember air. Namun kobaran api dengan cepat membesar hingga memaksanya keluar rumah.

Kapolsek mengatakan, nenek korban bahkan sempat berusaha kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan ketiga cucunya yang masih tertidur. Namun warga melarangnya karena kobaran api sudah semakin besar dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Polres Sukabumi Jumat 24 Juli 2026, Hadir di Halaman Lapang Bojong Cikembar

“Warga bersama saksi berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena bangunan rumah terbuat dari bilik bambu, api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian melakukan proses pendinginan untuk mencegah api merembet ke bangunan permanen di bagian dapur dan kamar mandi.

Akibat kejadian tersebut, ketiga anak tidak berhasil diselamatkan dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selain itu, Nia Kurniasih mengalami luka bakar ringan pada telapak kaki kiri, sedangkan Nicky Oktaviany mengalami luka bakar ringan pada lengan kiri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Sukabumi Jumat 24 Juli 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah, Suhu Maksimal 28 Derajat

Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Kapolsek menambahkan, setelah kejadian petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan P2BK Kecamatan Nyalindung, Dinas Pemadam Kebakaran, dan tenaga kesehatan.

“Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi terhadap ketiga korban,” pungkasnya.