Nasional

Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel Amankan Sidang Tahunan DPR/MPR

×

Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel Amankan Sidang Tahunan DPR/MPR

Sebarkan artikel ini
Potret Situasi Pengamanan Jelang Demo Buruh di Depan Gedung DPR/MPR, Jumat (1/5/2026).( JIBI/ Muhammad Sulthon S.K./Yosep)

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 8.095 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat dan pelaksanaan Sidang Tahunan DPR/MPR RI yang berlangsung hari ini, Jumat (14/8/2026).

Dikutip SukabumiKu.id, Jumat (14/8/2026), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengamanan tidak hanya difokuskan di kawasan Senayan, tetapi juga mencakup sejumlah kegiatan masyarakat, di antaranya RI Fest di kawasan Gambir, Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur, serta beberapa aksi penyampaian pendapat.

“Khusus untuk pengamanan kegiatan di kawasan Senayan, disiapkan 8.095 personel gabungan,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga : Resep Sarden Kuah Kemangi, Lauk Praktis Kaya Protein dan Omega-3

Budi merinci, personel gabungan tersebut terdiri atas 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 personel polres jajaran, 1.850 personel TNI, serta 52 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ribuan personel tersebut disebar di sejumlah titik untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat dan rangkaian Sidang Tahunan DPR/MPR RI dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Dalam pelaksanaan pengamanan, seluruh personel juga diarahkan untuk tidak membawa senjata api. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi prioritas dalam menghadapi berbagai kegiatan masyarakat.

“Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Budi.

Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

Selain pengamanan kegiatan, kepolisian juga menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan.

Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan di lapangan. Pengalihan arus hanya akan diterapkan apabila diperlukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar kawasan Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, serta kawasan DPR/MPR RI untuk memperhitungkan waktu perjalanan.

“Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan,” pungkas Budi.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama rangkaian kegiatan berlangsung.(SE)