Berita UtamaEkbisKabupaten Sukabumi

Mini Kontes Nila Pertama di Sukabumi Digelar, Ada Ikan Ukuran 6 Kilogram

×

Mini Kontes Nila Pertama di Sukabumi Digelar, Ada Ikan Ukuran 6 Kilogram

Sebarkan artikel ini
Petugas menimbang dan mengukur ikan nila dalam mini kontes ikan nila pada Temu Bisnis Tilapia 2026 di area Kampus Universitas Nusa Putra, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/9/2026). (Foto: Mulvi M Noor/Sukabumiku.id)

SUKABUMI — Ikan nila berukuran tak biasa menjadi perhatian dalam Mini Kontes di Temu Bisnis Tilapia 2026 yang digelar di Kampus Universitas Nusa Putra, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/9/2026).

Sejumlah petani ikan nila di Sukabumi membawa ikan-ikan hasil budidayanya untuk mengikuti mini kontes yang disebut-sebut menjadi kontes nila pertama yang digelar di Sukabumi.

Yang menarik, ikan yang diperlombakan bukan berdasarkan jenis atau warna, melainkan ukuran. Beberapa ikan yang dipersiapkan peserta bahkan memiliki bobot sekitar 5 hingga 6 kilogram, jauh lebih besar dibandingkan ikan nila yang umum dijumpai di pasaran.

Peserta dan panitia memperlihatkan ikan nila dalam mini kontes berdasarkan bobot dan ukuran pada Temu Bisnis Tilapia 2026 di Universitas Nusa Putra, Sukabumi, Rabu (9/9/2026). (Foto: Mulvi M Noor/Sukabumiku.id)

 

Baca Juga: Temu Bisnis Tilapia 2026, Potensi Nila Sukabumi Dibidik Jadi Ekosistem Bisnis

Mini kontes tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yakni kelas 1–2 kilogram, kelas 2–4 kilogram, dan kelas up to 4 kilogram.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah parameter fisik ikan, mulai dari bobot, panjang, hingga postur atau ukuran lingkar badan. Ikan dengan ukuran terbesar menjadi pemenang di masing-masing kategori.

Suasana kontes berlangsung cukup meriah. Para petani membawa ikan nila unggulan mereka untuk dibandingkan secara langsung, sekaligus memperlihatkan potensi budidaya nila yang dikembangkan di Sukabumi.

Baca Juga: Karnaval Lembursitu, Potensi Penguatan Kearifan dan Ekonomi Lokal

Ketua Panitia Temu Bisnis Tilapia 2026 sekaligus Ketua Paguyuban Karsa Mina Bakti Sukabumi, Dida Mauludin, mengatakan mini kontes tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar bersama para pembudidaya ikan nila.

Selain kontes, kegiatan juga diisi seminar dan program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan.

Menurut Dida, ikan-ikan unggulan dari petani sengaja dibawa ke lokasi untuk dinilai sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi hasil budidaya mereka.

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sekolah Terdampak Abu Vulkanik di Jabar Diminta Terapkan PJJ

“Ikan-ikan nila unggulan dari para petani kita bawa ke sini, kita nilai, dan mudah-mudahan itu bisa jadi nilai plus, nilai jual,” kata Dida.

Tak hanya dipamerkan dalam kontes, ada juga ikan nila yang disajikan langsung kepada masyarakat dalam kegiatan Gemarikan.

Di halaman parkir Universitas Nusa Putra, panitia menyiapkan pemanggangan berukuran panjang. Sejumlah orang ditugaskan untuk membumbui dan memanggang ikan nila sebelum disajikan kepada masyarakat, peserta kegiatan, hingga mahasiswa.

Baca Juga: PERSIB Pinjamkan Saddil Ramdani ke Persebaya, Igor Tolic Ungkap Alasan Utamanya

Dida menjelaskan, sekitar 400 kilogram ikan atau 1.000 ekor ikan nila disiapkan untuk kegiatan tersebut.

Pemandangan ikan nila berukuran jumbo dalam mini kontes dan aktivitas memanggang ratusan kilogram ikan membuat Temu Bisnis Tilapia 2026 berlangsung meriah.

Dida mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari kalangan pembudidaya ikan, mahasiswa, unsur dinas, dan sejumlah pihak lainnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini membuat hasil budidaya ikan nila Sukabumi semakin dikenal masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi para petani.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca, Sukabumi Berpotensi Hujan dan Angin Menguat

“Harapan kita sebagai pembudidaya, nilai kita lebih dikenal dan lebih bisa dirasakan oleh masyarakat seluruh yang ada di Kabupaten Sukabumi minimal,” ujar Dida.

Menurutnya, semakin dikenal dan dirasakannya hasil budidaya lokal diharapkan dapat membuka peluang agar usaha para pembudidaya ikan nila di Sukabumi semakin berkembang.

“Dan kita pembudidaya ada nilai plus dan juga ada harapan kedepannya supaya lebih meningkat dan lebih maju lagi,” katanya.