Jawa BaratKabupaten Sukabumi

Irigasi Rusak Pascabanjir dan Kebutuhan Ambulans Jadi Aspirasi Warga Surade kepada Yusuf Maulana

×

Irigasi Rusak Pascabanjir dan Kebutuhan Ambulans Jadi Aspirasi Warga Surade kepada Yusuf Maulana

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir bandang serta kebutuhan kendaraan ambulans menjadi dua persoalan yang disampaikan warga Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Yusuf Maulana.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan DPRD Provinsi Jawa Barat yang dirangkaikan dengan dialog bersama masyarakat di Kampung Nagrak, Kelurahan Surade, pada awal Oktober 2026.

Dalam pertemuan itu, warga berharap pemerintah segera menangani kerusakan saluran irigasi yang terdampak banjir bandang pada tahun sebelumnya. Selain itu, masyarakat mengusulkan pengadaan ambulans atau mobil layanan sosial untuk membantu warga yang membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan.

Menurut keterangan warga, kerusakan jaringan irigasi hingga kegiatan pengawasan berlangsung belum mendapatkan penanganan yang memadai. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu pasokan air karena debit yang mengalir ke wilayah Surade disebut mengalami penurunan.

Jaringan irigasi yang menjadi perhatian warga merupakan aliran dari Bendungan Cigangsa. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, pengelolaannya berada dalam kewenangan instansi sumber daya air di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar fungsi jaringan irigasi kembali optimal, terutama untuk mendukung kebutuhan pengairan pertanian dan aktivitas masyarakat.

Menanggapi persoalan tersebut, Yusuf Maulana menyatakan akan mengomunikasikan aspirasi warga dengan instansi yang membidangi pengelolaan sumber daya air di tingkat provinsi.

“Insyaallah, aspirasi masyarakat terkait kerusakan irigasi ini akan kami komunikasikan dengan pihak PSDA Provinsi Jawa Barat. Kami berharap segera ada tindak lanjut dan penanganan di lapangan, sehingga jaringan irigasi dapat kembali berfungsi dengan baik dan kebutuhan pengairan masyarakat tidak terus terganggu,” ujar Yusuf.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS yang bertugas di Komisi IV itu menilai infrastruktur pengairan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, kerusakan akibat bencana perlu mendapatkan perhatian agar dampaknya tidak berkepanjangan.

Selain perbaikan irigasi, kebutuhan kendaraan layanan sosial juga menjadi perhatian warga Surade. Masyarakat menyampaikan bahwa kelurahan tersebut belum memiliki ambulans atau mobil siaga sendiri yang dapat dimanfaatkan untuk membantu warga dalam kondisi darurat.

Kendaraan tersebut dinilai penting untuk menunjang akses pelayanan kesehatan, termasuk mengantar warga yang sakit menuju fasilitas kesehatan. Keberadaannya juga diharapkan dapat membantu masyarakat ketika membutuhkan transportasi dalam situasi mendesak.

Warga menyebut keterbatasan anggaran di tingkat kelurahan menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh sebab itu, mereka berharap pemerintah kabupaten maupun pihak terkait dapat mempertimbangkan dukungan untuk pengadaan kendaraan layanan sosial.

Yusuf mengatakan, aspirasi mengenai ambulans atau mobil siaga akan disampaikan kepada pihak terkait agar dapat dikaji sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran pemerintah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian atas aspirasi yang telah disampaikan. Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, kami berkewajiban mendengarkan, mencatat, dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak terkait. Mudah-mudahan apa yang menjadi kebutuhan warga Kelurahan Surade ini dapat memperoleh solusi dan tindak lanjut dari pemerintah,” tuturnya.

Ia menegaskan, setiap aspirasi yang diterima akan menjadi bahan komunikasi dan koordinasi dengan instansi berwenang. Penanganan kerusakan irigasi akan didorong melalui komunikasi dengan instansi sumber daya air, sedangkan kebutuhan kendaraan layanan sosial akan diteruskan untuk mendapatkan kajian dan solusi yang sesuai.

Yusuf berharap kedua persoalan tersebut memperoleh perhatian sehingga kebutuhan masyarakat di bidang pengairan, pelayanan sosial, dan kesehatan dapat dipenuhi secara bertahap.

Menurutnya, kegiatan pengawasan yang disertai dialog langsung menjadi sarana bagi wakil rakyat untuk mengetahui persoalan di lapangan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Ia juga berharap silaturahmi dan hubungan baik dengan warga Kelurahan Surade terus terjaga sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat dibicarakan dan diupayakan penyelesaiannya bersama pihak terkait.

“Insyaallah, silaturahmi ini akan terus kita jaga dan kita lanjutkan. Semoga kebersamaan ini memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kekompakan, dan menjadi jalan bagi kita untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan dapat membawa manfaat bagi warga Surade,” pungkasnya.