SUKABUMI – Papan catur menjadi arena adu kecerdikan puluhan pecatur dari berbagai daerah dalam turnamen terbuka yang digelar di kawasan Pasir Pulus, Kelurahan/Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026).
Sebanyak 64 peserta tercatat mengikuti kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-13 Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP). Mereka datang dari sejumlah kecamatan di Sukabumi, bahkan hingga Kota Sukabumi dan Depok.
Pertandingan berlangsung dengan persaingan strategi di setiap langkah. Para peserta dituntut mengatur serangan, membaca pergerakan lawan, sekaligus menjaga konsentrasi untuk mempertahankan posisi di atas papan catur.
Menariknya, turnamen ini mampu menarik peserta dari berbagai wilayah meski undangan disebarkan dalam waktu relatif singkat. Komunikasi melalui pesan WhatsApp menjadi salah satu cara panitia mengumpulkan para pecatur untuk ambil bagian.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Sukabumi Sabtu 31 Oktober 2026, BMKG Prediksi Hujan Ringan
Ketua Panitia Turnamen, Ari Esa Nugraha, menyebut peserta berasal dari Waluran, Tegalbuleud, Surade, Jampangkulon, Cimanggu, Kalibunder, Cibitung, Palabuhanratu, Kota Sukabumi hingga Depok.
“Alhamdulillah, meskipun undangan disampaikan secara mendadak melalui WhatsApp, antusiasme peserta ternyata sangat luar biasa. Ini menunjukkan solidnya silaturahmi pecatur di wilayah Pajampangan,” ungkap Ari.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan dan memperebutkan kemenangan. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan membuka ruang pertemuan bagi komunitas pecatur dari berbagai daerah agar semakin saling mengenal dan memperkuat persaudaraan.
Gagasan penyelenggaraan turnamen ini diinisiasi langsung Ketua Umum YFSBBP, H. Isep Dadang Sukmana. Selain memeriahkan usia ke-13 yayasan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian acara resepsi pernikahan putranya, Mahesa dengan Resa.
Saat membuka pertandingan, Isep menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.
Ia berharap momentum kebersamaan ini tidak berhenti pada pertandingan semata, tetapi dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam membangun hubungan antarkomunitas di wilayah Pajampangan.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang sudah meluangkan waktu. Alhamdulillah, kebersamaan ini yang membuat HUT ke-13 YFSBBP semakin bermakna,” ujarnya.
Melalui turnamen ini, YFSBBP berharap olahraga catur semakin berkembang di tengah masyarakat. Sebab, selain membutuhkan kemampuan berpikir dan ketelitian, catur juga mengajarkan kesabaran, kedisiplinan, serta sportivitas dalam menghadapi persaingan.
Di Jampangkulon, 64 pecatur tersebut bukan sekadar datang untuk mengejar kemenangan. Mereka juga membawa semangat persahabatan yang mempertemukan para penggemar catur dari berbagai wilayah dalam satu arena.

