SUKABUMI – Masa depan lingkungan desa mulai ditanam dari sekarang. Sebanyak 500 bibit pohon produktif dan tanaman keras ditanam Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi bersama warga di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Jumat (30/10/2026).
Menariknya, kegiatan penghijauan melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) bertajuk Bersatu dengan Alam ini tidak hanya menyasar kelestarian lingkungan. Warga juga dipersiapkan untuk memperoleh manfaat ekonomi dan pangan dari pohon yang mereka tanam.
Sebanyak 350 bibit tanaman buah dan 150 bibit tanaman keras disiapkan dalam kegiatan tersebut. Jenisnya beragam, mulai dari jambu, jambu biji, jambu air, jeruk nipis, matoa, lengkeng, petai, mangga, dan alpukat hingga jati, jabon, serta cambelina.
Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Hari Bakti PU ke-81, 27 Tim Perangkat Daerah Berebut Piala Bupati Sukabumi
Sebanyak 40 orang terlibat langsung dalam kegiatan ini, terdiri dari 10 personel TNI, lima perangkat desa, dan 25 warga. Pelaksanaannya turut didampingi Peltu Anwar dari Posko Satgas TMMD ke-130.
Program ini menyasar 20 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat. Mereka tidak hanya mendapatkan bibit, tetapi juga dilibatkan langsung dalam proses penanaman agar memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengembangkan tanaman tersebut.
Bagi masyarakat, keberadaan pohon buah di kebun bukan sekadar menambah penghijauan. Dalam jangka panjang, tanaman produktif berpotensi menjadi sumber pangan keluarga sekaligus tambahan penghasilan ketika mulai menghasilkan buah.
Sementara itu, tanaman keras diharapkan membantu menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung kelestarian alam di kawasan pedesaan.
Tokoh masyarakat Kampung Cikiara Kebun, Bambang, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, manfaat program TMMD kali ini tidak hanya dirasakan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi bekal bagi generasi berikutnya.
“Saya selaku tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih. Program TMMD ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga kami. Kami mendapat kesempatan menanam bibit pohon bersama Satgas TMMD untuk kehidupan anak cucu kelak. Menjaga kelestarian lingkungan di masa depan harus dimulai dari sekarang,” ungkap Bambang.
Antusiasme serupa disampaikan Yudi, Ketua RT setempat. Ia mengaku senang mendapatkan bibit pohon yang bisa ditanam di kebunnya. Baginya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan mengenalkan kebiasaan bercocok tanam kepada anak-anak.
“Saya mah senang sekali dapat bibit pohon untuk ditanam di kebun. Soalnya saya juga memikirkan masa depan anak-anak. Ini sekaligus menjadi pelajaran buat barudak alit (anak-anak kecil), supaya mereka mau belajar bercocok tanam sejak dini. Jadi bukan hanya kita yang merasakan manfaatnya, tetapi anak cucu nanti juga,” tuturnya.
Baca Juga: PERSIB U18 Bidik Kemenangan Ketiga Beruntun, Siap Hadapi Persis Solo di EPA ONE 2026/2027
Keterlibatan warga dalam penanaman ini menjadi bagian penting dari keberlanjutan program. Sebab, keberhasilan penghijauan tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari seberapa banyak pohon yang mampu tumbuh dan dirawat hingga memberikan manfaat.
Melalui program unggulan Kasad Bersatu dengan Alam, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur, tetapi juga tentang ketahanan pangan, kelestarian alam, serta masa depan ekonomi masyarakat.
Sebanyak 500 pohon kini mulai ditanam di Ciemas. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh bibit tumbuh dan terawat, sehingga penghijauan hari ini benar-benar menjadi warisan bagi anak cucu.

