SUKABUMI – Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, tak sekadar menjadi tempat warga berolahraga pada Minggu pagi. Kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi UMKM, akses pelayanan publik, hingga kegiatan penghijauan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Minggu (27/9/2026).
Rangkaian kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Sukabumi bersama Dinas Perhubungan tersebut melibatkan masyarakat, pelaku usaha, dan sejumlah perangkat daerah. Berbagai agenda disiapkan, mulai dari olahraga bersama, bazar kuliner, pelayanan publik, penanaman pohon tabebuya, hingga pembagian hadiah bagi pengunjung.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki meninjau kegiatan pada pukul 06.00–07.00 WIB. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana hadir pada pukul 08.00–09.00 WIB untuk melihat langsung aktivitas masyarakat sekaligus mengikuti rangkaian acara.
Ayep mengapresiasi antusiasme warga yang memanfaatkan CFD sebagai ruang berolahraga dan berkumpul bersama keluarga. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut sehingga semakin dikenal dan diminati masyarakat.
Namun, manfaat CFD tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik. Keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu aspek yang turut mendapat perhatian pemerintah daerah.
Bobby Maulana mengatakan, CFD memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen secara langsung. Aktivitas tersebut diharapkan dapat mendukung pergerakan ekonomi masyarakat di Kota Sukabumi.
“Insyaallah akan tetap dilanjutkan selama antusiasmenya bagus dan masyarakat merespons dengan baik. Tentu saja karena ini semua dilakukan untuk masyarakat, untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat,” ujar Bobby.
Pemkot Sukabumi juga menghadirkan bazar UMKM Naik Kelas yang menawarkan beragam produk dan kuliner lokal. Kehadiran bazar tersebut menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk berbelanja sekaligus mendukung usaha masyarakat.
Selain itu, Bobby mengajak warga memanfaatkan kawasan kuliner di Capitol yang disiapkan setiap Minggu sebagai alternatif tempat sarapan dan menikmati aneka makanan.
Di sisi pelayanan publik, kegiatan CFD turut menghadirkan sejumlah layanan yang biasanya diakses masyarakat melalui kantor atau fasilitas pelayanan masing-masing. Di antaranya layanan administrasi kependudukan, pelayanan air minum dari PDAM, serta layanan yang berkaitan dengan pekerjaan umum.
Kehadiran layanan tersebut memberikan alternatif bagi warga untuk memperoleh informasi dan mengakses pelayanan pemerintah saat beraktivitas di ruang publik.
Rangkaian Harhubnas 2026 juga diisi dengan penanaman pohon tabebuya sebagai bagian dari upaya penghijauan dan penataan lingkungan kota. Sementara itu, penampilan drum band dan pembagian doorprize menambah semarak kegiatan yang berlangsung sejak pagi.
Di tengah berbagai aktivitas tersebut, Bobby mengingatkan pengunjung agar tetap menjaga kebersihan kawasan CFD. Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan dan bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan selama mengikuti kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan CFD tidak hanya diukur dari ramainya pengunjung, tetapi juga dari kesadaran masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan ruang publik.
Dengan beragam aktivitas yang dihadirkan, CFD di Kota Sukabumi berpotensi menjadi ruang bersama yang menghubungkan kebutuhan warga akan olahraga, promosi usaha lokal, dan pelayanan pemerintah. Keberlanjutan manfaatnya pun bergantung pada konsistensi penyelenggaraan serta partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas dan lingkungan. (Ky)

