SUKABUMI — Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan karakter, kemandirian, disiplin, serta semangat kebangsaan generasi muda.
Upacara Hari Pramuka ke-65 digelar di Lapangan Tegalboled, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon, Jumat (14/8/2026). Kegiatan diikuti ratusan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai tingkatan, mulai Penggalang hingga Penegak.
Selain anggota Pramuka, hadir pula para pembina, Mabiran, Mabigus, Mabisaka, Andalan Ranting, pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Jampangkulon serta sejumlah tamu undangan.
Baca Juga: Festival Karnaval HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Desa Hegarmanah ke-47 Siap Digelar
Tahun ini, peringatan Hari Pramuka mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas.”
Camat Jampangkulon, Dading, mengatakan Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga karakter dan rasa tanggung jawab.
“Pramuka ini bukan hanya kegiatan upacara atau perkemahan. Di dalamnya ada pendidikan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, tanggung jawab dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda,” ujar Dading.
Menurutnya, perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan bagi anak-anak dan remaja. Karena itu, kegiatan positif yang mampu membangun karakter perlu terus diperkuat.
“Kita berharap anak-anak kita mempunyai kegiatan yang positif. Pramuka bisa menjadi wadah untuk membangun mental, melatih keberanian, kerja sama, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan lingkungan,” katanya.
Baca Juga: DPR Dukung Pembangunan Tol Palabuhanratu, Sukabumi Bisa Lebih Hebat dari Bali
Dading juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam pelaksanaan Hari Pramuka ke-65 di Jampangkulon.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan melalui berbagai program kepramukaan di tingkat gugus depan maupun Kwarran.
Sementara itu, Ketua Kwarran Jampangkulon, Hendra Wandi, menegaskan bahwa peringatan Hari Pramuka harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh jajaran dalam melakukan pembinaan generasi muda.
“Peringatan Hari Pramuka ini jangan hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial. Ini menjadi momentum bagi kita untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan bagaimana ke depan pembinaan Pramuka bisa semakin aktif dan berkelanjutan,” ungkap Hendra.
Ia menyebut kekompakan antara pembina, pengurus dan anggota menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjalankan kegiatan kepramukaan.
Baca Juga: Gadget Makin Canggih, Ketua Kwarcab Sukabumi Tekankan Pentingnya Karakter Pelajar
“Kami berharap seluruh unsur Pramuka di Jampangkulon tetap kompak. Pembina terus memberikan pendampingan, pengurus memperkuat program, dan adik-adik Pramuka terus aktif mengikuti kegiatan,” ujarnya.
Hendra juga menilai tema swasembada pangan yang diangkat pada Hari Pramuka ke-65 dapat diterjemahkan melalui kegiatan nyata yang melibatkan anggota Pramuka.
“Semangat swasembada pangan bisa kita kenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan yang sederhana, seperti pemanfaatan lingkungan, bercocok tanam dan kegiatan yang menumbuhkan kemandirian. Jadi mereka tidak hanya memahami tema, tetapi juga bisa mempraktikkannya,” jelasnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Tegalboled sekaligus menjadi ruang mempererat silaturahmi antaranggota Gerakan Pramuka di Kecamatan Jampangkulon.
Baca Juga: Bawa Nama Kota Sukabumi, SSB Magma Kodim 0607 Melaju ke Piala Soeratin U-13
Antusiasme ratusan peserta menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan masih mendapat tempat di kalangan generasi muda.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Gerakan Pramuka Jampangkulon diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, mampu bekerja sama serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65, yakni memantapkan langkah organisasi untuk ikut berkontribusi mendukung swasembada pangan dan mewujudkan Indonesia Emas.

