SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan rumah keluarga korban kebakaran maut di Kampung Babakanbandung, RT 01/06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, akan segera dibangun kembali. Selain itu, seluruh dokumen kependudukan yang ikut hangus terbakar juga akan diterbitkan ulang.
Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat meninjau langsung lokasi kebakaran mewakili Bupati Sukabumi, Sabtu (25/7/2026).
“Hari ini kami didampingi aparat kewilayahan mewakili Pak Bupati. Insyaallah Pak Bupati juga akan datang ke sini. Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan belasungkawa. Mudah-mudahan nenek korban selalu diberikan kesehatan dan ketabahan,” ujar Ade.
Baca Juga: Pelajar Jampangkulon Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan, Polisi Ajak Masyarakat Bantu Ungkap Pelaku
Dalam kunjungan tersebut, Ade mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, camat, serta kepala desa untuk mengurus kembali seluruh dokumen administrasi keluarga korban yang musnah akibat kebakaran.
“Tadi disampaikan mulai dari KK, KTP, semua surat-surat terbakar. Oleh sebab itu saya sudah tugaskan Kadis Kependudukan, Pak Camat, Pak Kades dan insyaallah semuanya akan diuruskan kembali,” katanya.
Selain pemulihan administrasi, Pemkab juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk mempercepat pembangunan kembali rumah yang hangus terbakar agar keluarga korban dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak.
Baca Juga: Pelatih Persib: Timnas Indonesia Tak Punya Alasan Gagal Juara AFF 2026
“Insyaallah tadi saya sudah berkoordinasi dengan Pak Camat dan Pak Kades, dan sudah siap untuk diperbaiki kembali,” ungkapnya.
Ade turut mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau, terutama saat menggunakan lilin sebagai penerangan ketika terjadi pemadaman listrik. Menurutnya, dugaan sementara kebakaran dipicu lilin yang diletakkan di atas alas berbahan plastik.
Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB itu menghanguskan satu unit rumah panggung dan menewaskan tiga anak yang berada di dalam rumah bersama neneknya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

