SUKABUMI – Aksi percobaan pencurian di sebuah vila di Kampung Pangadegan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, berhasil digagalkan warga, Minggu sore (31/5/2026).
Seorang pria yang diduga pelaku tertangkap setelah kepergok masuk ke area vila dengan cara melompati pagar dan merusak tralis pintu. Warga yang curiga karena tidak mengenali pelaku langsung bergerak dan mengamankannya.
Penjaga vila, Iis (58), mengungkapkan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari warga sekitar.
Baca Juga: Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Nilai Kebangsaan
“Saya dikasih tahu, ditelepon, bahwa di sini ada maling. Pas saya lihat, malingnya sudah dikerubutin dan dipukulin sama warga,” ujarnya.
Saat diperiksa, kondisi pintu vila diketahui telah dirusak. Namun beruntung, pelaku belum sempat masuk ke dalam bangunan maupun membawa barang berharga.
“Ternyata pintu di sini sudah dirusak, tapi alhamdulillah barang-barang masih utuh,” kata Iis.
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Didesak Minta Maaf ke RT dan RW, Forum Siapkan Aksi 2 Juni
Menurut keterangan warga kepada penjaga, pelaku masuk dengan cara melompati pagar. Kecurigaan muncul karena keberadaannya tidak dikenal di lingkungan tersebut.
“Kata warga, dia loncat lewat pagar. Warga curiga karena tidak kenal orang itu. Mungkin maling atau bagaimana, akhirnya diteriaki dan alhamdulillah bisa ditangkap,” ucapnya.
Situasi sempat memanas lantaran pelaku menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, tiga anggota Satlantas Polres Sukabumi yang berada di sekitar lokasi segera mengevakuasi pelaku ke Polsek Parungkuda untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
Baca Juga: DPD KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Mengawal Aspirasi Masyarakat Ditengah Dukungan Pembangunan Daerah
Iis juga menduga pelaku tidak beraksi seorang diri. Ia menyebut kemungkinan ada pihak lain yang berada di luar area vila.
“Kayanya ada yang mengintai juga di luar, cuma warga enggak tahu. Yang penting orang yang masuk ke sini alhamdulillah ketangkap,” tuturnya.
Vila tersebut diketahui milik warga Tomang, Jakarta Barat, yang hanya digunakan saat waktu tertentu seperti libur atau hari besar keagamaan. Dalam kesehariannya, bangunan itu dijaga oleh Iis bersama suaminya.
“Pemiliknya di Tomang, Jakarta. Kalau sehari-hari kosong, yang menjaga saya sama suami,” jelasnya.
Ia pun mengaku baru pertama kali mengalami kejadian serupa selama menjaga vila tersebut.
“Sudah lama di sini, baru kali ini kejadian seperti ini,” ungkapnya.
Saat ini, kasus percobaan pencurian tersebut telah ditangani pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

