SUKABUMI – Sukabumi Expo 2026 resmi berakhir pada Minggu malam (13/9/2026). Di balik berakhirnya pameran dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tersebut, panitia mencatat perputaran uang mencapai sekitar Rp3,2 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan angka tersebut merupakan omzet yang tercatat sejak rangkaian kegiatan mulai berlangsung pada 28 Agustus hingga penutupan Sukabumi Expo.
“Sudah tercatat setidaknya ada perputaran uang atau omzet yang terjadi sejak dibuka tanggal 28 sampai hari ini sebesar Rp3,2 miliar,” ujar Dani saat penutupan Sukabumi Expo 2026, Minggu malam.
Baca Juga: PIT IDI Sukabumi Jadi Ruang Penguatan Kompetensi Dokter, Pemkab Tekankan Pelayanan Primer
Sukabumi Expo tahun ini melibatkan 58 stan perangkat daerah serta sembilan stan dari pihak eksternal. Sejumlah perusahaan dan lembaga yang turut berpartisipasi di antaranya PT Semen Jawa, Kopi Sukabumi, PT PLN Indonesia Power, BPR Sukabumi, Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Bank BJB hingga Polri.
Menurut Dani, keberadaan Expo tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan program pemerintah maupun produk daerah. Aktivitas selama pameran juga memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.
Selain transaksi ekonomi, pelaksanaan Expo 2026 juga menghadirkan Job Fair, yang menjadi salah satu agenda baru dalam rangkaian kegiatan tahun ini.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Selatan Kabupaten Sukabumi
Job Fair tersebut melibatkan sembilan lembaga LPK/S. Berdasarkan data panitia, sebanyak 542 orang mendatangi lembaga yang membuka informasi peluang kerja. Dari jumlah tersebut, 166 orang menyatakan minat untuk bekerja melalui kesempatan yang tersedia.
“Yang baru dalam pelaksanaan Expo sekarang yaitu kegiatan Job Fair,” kata Dani.
Ia menilai kehadiran Job Fair memberikan warna berbeda karena Expo tidak hanya berkutat pada pameran produk dan hiburan, tetapi juga mempertemukan masyarakat dengan informasi mengenai peluang kerja.
Sementara itu, meski Sukabumi Expo telah ditutup, aktivitas di lokasi kegiatan belum sepenuhnya berakhir. Pesta Rakyat masih berlangsung hingga 20 September 2026.
Dani mengatakan Pesta Rakyat telah dibuka sejak 28 Agustus dan diikuti puluhan stan dunia usaha serta wahana permainan.
“Pesta Rakyat yang sudah kita buka sejak tanggal 28, insya Allah akan kita tutup sampai tanggal 20 September,” ujarnya.
Baca Juga: Jus Mengkudu, Benarkah Bisa Membantu Meredakan Peradangan? Ini Cara Membuatnya
Dani mengapresiasi seluruh peserta, panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sukabumi Expo 2026. Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, berbagai catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serupa pada masa mendatang.

