SUKABUMI – H. Gundar Kolyubi melontarkan pernyataan tegas setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI, Minggu (25/10/2026).
Ia menyoroti persoalan loyalitas kader dan menegaskan keinginannya membangun partai yang lebih solid menjelang kontestasi politik mendatang.
Gundar, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi, menilai komitmen terhadap partai harus tetap dijaga, termasuk ketika menghadapi persaingan dalam pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Pernyataan tersebut disampaikannya ketika menjelaskan arah kepemimpinannya setelah memperoleh mandat untuk menakhodai Golkar Kota Sukabumi. Ia mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk membawa organisasi menjadi lebih baik, memperkuat militansi, serta membenahi kaderisasi.
“Mudah-mudahan ke depan saya bisa menjadikan Golkar di Kota Sukabumi lebih baik, lebih solid, lebih ada militansi yang kuat, dan kaderisasi. Itu mungkin target saya,” ujar Gundar.
Gundar secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap kader yang menurut pengalamannya berada di lingkungan Golkar, tetapi justru mendukung kelompok lain ketika kontestasi politik berlangsung.
Ia menyebut pandangannya tersebut terbentuk dari perjalanan panjang berorganisasi di Partai Golkar. Gundar mengaku pernah menjabat sebagai ketua di tingkat kelurahan selama 10 tahun, ketua tingkat kecamatan selama lima tahun, serta menjadi pengurus DPD selama 10 tahun.
Dari pengalaman tersebut, ia menilai loyalitas kader seharusnya tidak hanya terlihat ketika kondisi politik menguntungkan, tetapi juga saat partai menghadapi persaingan dan perbedaan kepentingan.
“Saya merasakan teman saya, saudara saya, seperjuangan saya yang tinggal di rumah besar Golkar, tapi tatkala momentum politik, tatkala momentum pemilihan Dewan, tatkala Pilkada, saudara saya ada di kelompok lawan saya. Itu ada kader-kader yang munafik,” ungkap Gundar.
Ia menegaskan tidak ingin memiliki rekan seperjuangan yang hanya berada di dalam barisan partai, tetapi mengambil sikap berlawanan ketika agenda politik berlangsung.
“Kalau kita mau berjuang demi Golkar, kalah menang kita berjuang untuk Golkar. Tidak harus mencari sesuatu di luar komitmen membesarkan partai,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa persoalan loyalitas dan kesatuan langkah kader menjadi salah satu perhatian Gundar dalam menata kepengurusan Golkar Kota Sukabumi di bawah kepemimpinannya.
Selain menyoroti soliditas internal, Gundar juga memasang target politik untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. Ia menyatakan ingin mengembalikan perolehan kursi Golkar Kota Sukabumi menjadi enam kursi.
“Insya Allah, Pileg di 2029 kita target minimal enam kursi. Kita akan kembalikan ke enam kursi,” katanya.
Tak hanya itu, Gundar juga membuka peluang bagi Golkar untuk menyiapkan kader yang berani tampil dalam kontestasi Pilkada mendatang.
Menurutnya, penguatan organisasi, peningkatan militansi, serta pembenahan kaderisasi menjadi bagian penting untuk mendukung target politik tersebut.

