Berita Utama

Waspada Hoaks dan Penipuan, DLH Kabupaten Sukabumi Ingatkan Warga Verifikasi Informasi

×

Waspada Hoaks dan Penipuan, DLH Kabupaten Sukabumi Ingatkan Warga Verifikasi Informasi

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Masyarakat Kabupaten Sukabumi diimbau lebih waspada terhadap pesan, tautan, dan kontak mencurigakan yang berpotensi mengandung hoaks maupun penipuan. Imbauan tersebut disampaikan melalui materi edukasi Smart Citizen yang mencatut nama Kepala Bidang Kemitraan dan Penataan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Arli Harliana, S.Si., M.Si.

Dalam poster yang beredar, masyarakat diminta berhati-hati terhadap informasi yang mengatasnamakan Arli Harliana melalui kontak WhatsApp dengan nomor +62 851-4251-2634. Warga juga diingatkan untuk memastikan kebenaran setiap informasi yang diterima dan melaporkan pesan yang dinilai mencurigakan.

Pesan kewaspadaan ini menjadi penting di tengah penggunaan aplikasi percakapan sebagai sarana komunikasi sehari-hari. Informasi yang mencatut nama pejabat atau instansi pemerintah dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk membangun kepercayaan korban.

Masyarakat diharapkan tidak langsung mempercayai pesan hanya karena mencantumkan nama, jabatan, foto profil, maupun identitas instansi tertentu. Keaslian informasi perlu diperiksa melalui saluran resmi sebelum warga menindaklanjuti permintaan yang diterima.

Warga Diminta Tidak Asal Klik Tautan

Untuk mengantisipasi potensi penipuan digital, masyarakat diimbau melakukan sejumlah langkah berikut:

  • Memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah atau instansi terkait.
  • Tidak sembarangan mengeklik tautan yang dikirim nomor tidak dikenal.
  • Tidak memberikan kode OTP, kata sandi, data pribadi, maupun informasi keuangan kepada pihak yang belum terverifikasi.
  • Tidak mentransfer uang berdasarkan permintaan yang identitas pengirimnya belum dipastikan.
  • Menyimpan bukti pesan mencurigakan dan melaporkannya melalui saluran pengaduan resmi yang sesuai.

Jika menerima pesan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai pemerintah, warga sebaiknya melakukan konfirmasi melalui nomor atau kanal resmi instansi, bukan hanya membalas pesan dari kontak yang dicurigai.

Literasi Digital Jadi Kunci Pencegahan

Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu benteng penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan tindak penipuan. Sikap kritis dalam menerima informasi perlu dibarengi kebiasaan memeriksa sumber serta tidak terburu-buru mengambil keputusan.

Melalui pesan edukasi tersebut, masyarakat diingatkan agar lebih cermat menggunakan media digital dan turut menjaga lingkungan komunikasi yang aman.