Berita UtamaKabupaten Sukabumi

20 Laporan Bencana Landa Kabupaten Sukabumi dalam 24 Jam, Mayoritas Tanah Longsor

×

20 Laporan Bencana Landa Kabupaten Sukabumi dalam 24 Jam, Mayoritas Tanah Longsor

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi dilanda serangkaian bencana dalam kurun 24 jam terakhir. Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi per Jumat (21/11/2025), tercatat 20 kejadian bencana yang didominasi oleh tanah longsor dan cuaca ekstrem.

Rentetan bencana ini terjadi secara berturut-turut sejak Kamis (20/11/2025) siang hingga Jumat (21/11/2025) sore. Dari total 20 laporan, 12 di antaranya adalah kejadian tanah longsor yang tersebar di berbagai kecamatan seperti Cikidang, Cireunghas, Cibadak, dan Bantargadung.

Beberapa insiden yang cukup signifikan di antaranya adalah longsor yang mengakibatkan dapur rumah warga di Kp. Garduh, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, habis terbawa material. Selain itu, sebuah jembatan penghubung di Desa Bantargadung juga dilaporkan turut terbawa arus sungai akibat longsoran.

Baca Juga: Terekam CCTV, Motor Trail Milik Relawan Sehati Sukabumi Raib Dicuri

Tidak hanya tanah longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan sejumlah rumah rusak, seperti atap yang ambruk di Kp. Cikole, Sukaraja, dan dinding rumah jebol di Kp. Cisonggom, Cikembar. Dua laporan pohon tumbang juga turut memicu kemacetan di Jalan Nasional Palabuhanratu dan Jalan Raya Sukabumi-Cianjur.

Yang patut disyukuri, dari seluruh rangkaian kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan. Beberapa warga terpaksa mengungsi sementara akibat rumah mereka rusak atau terancam bahaya.

BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Pusdalops PB terus melakukan pemantauan secara intensif. Pemantauan dilakukan melalui grup WhatsApp P2BK, media sosial, dan aplikasi peringatan dini seperti InaRisk dan InaSafe. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) juga telah disiagakan dengan dilengkapi peralatan seperti chainsaw dan pompa air.

Baca Juga: Kuasa Hukum GM Bantah Pernyataan Pihak ES: Laporan Sah, Jangan Intervensi Proses Hukum!

Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang bermukim di kawasan rawan bencana seperti lereng bukit, tebing, dan daerah aliran sungai. Masyarakat juga dapat melaporkan kejadian darurat melalui kontak BPBD di nomor (0266) 6328238 atau 0822 46145371.