Berita Sukabumi

Kunjungi Kecamatan Gunungpuyuh, PJ Wali Kota Sukabumi Warning ASN Untuk Netral

×

Kunjungi Kecamatan Gunungpuyuh, PJ Wali Kota Sukabumi Warning ASN Untuk Netral

Sebarkan artikel ini

SUKABUMIKU.id – Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hatadji melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Gunungpuyuh, Jalan Aminta Ajmali, Kota Sukabumi, pada Rabu (16/10/24),

Kunjungan tersebut dilakukan Kusmana untuk memastikan para ASN tetap netral dalam pelaksana Pilkada 2024.

Dalam kunjungan itu Kusmana mengumpulkan para ASN hingga THL, dia memberikan arahan agar mereka tidak cawe – cawe dalam pelaksanaan Pilkada nanti meskipun mereka memiliki hak pilih.

“Jadi kita ingatkan meskipun para ASN ini memiliki hak pilih tapi tetap harus netral, tidak berpihak kepada salah satu paslon,” kata Kusmana kepada wartawan.

Lanjut dia, ASN harus tetap menjalankan tugas nya sebagai pelayan publik dengan baik, tidak memanfaatkan jabatanya untuk mendukung pasangan calon.

“Netralitas dalam pelaksanaan pilkada nanti tetap menjadi pokus kita. Jadi kunjungan ini untuk mengingatkan kembali kepada Camat bahwa setiap ASN baik yang PNS, ASN hingga THL yang dibiayai oleh APBD itu betul – betul harus netral,” paparnya.

Selain membahas soal netralitas ASN, Pj Wali Kota Sukabumi juga menyinggung isu-isu strategis yang perlu menjadi perhatian, seperti masalah stunting, kemiskinan, dan pengangguran di Kecamatan Gunungpuyuh.

Ia menegaskan bahwa ASN harus terus bekerja maksimal untuk melayani masyarakat, tanpa dipengaruhi oleh kepentingan politik.

“Kita harus menjaga netralitas ASN dalam rangka menghadapi Pilkada nanti. Jangan berpihak pada pengaruh manapun dan hindari mempengaruhi keputusan atau pelayanan berdasarkan preferensi politik,” tegas Kusmana Hartadji.

Ia berharap ASN di Kecamatan Gunungpuyuh tetap profesional dan sepenuh hati dalam melayani masyarakat, sekaligus menjaga komitmen untuk netral dalam setiap situasi menjelang Pilkada November 2024.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat semangat para ASN untuk tetap fokus pada pelayanan publik dan menjaga profesionalisme dalam menghadapi pesta demokrasi,” pungkasnya. (Ky)