SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terus menunjukkan dedikasinya dalam melayani masyarakat melalui berbagai aksi kemanusiaan sepanjang bulan Juli 2025.
Mulai dari penanganan bencana hingga kegiatan sosial, PMI aktif hadir di tengah masyarakat dengan semangat kemanusiaan tanpa batas.
Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo, menegaskan bahwa kiprah PMI tidak terbatas hanya saat terjadi bencana. Menurutnya, organisasi kemanusiaan ini juga aktif melakukan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai bidang.
“Sepanjang Juli 2025, PMI Kota Sukabumi telah melakukan berbagai aksi nyata di lapangan. Kami menyalurkan 15 paket hygiene kit untuk 10 kepala keluarga terdampak bencana, mendistribusikan 10.000 liter air bersih, serta merespons sejumlah kejadian kebakaran,” ungkap Suranto, dalam laporan bulanan PMI Kota Sukabumi.
Tak hanya itu, PMI juga gencar melakukan edukasi kebencanaan dengan menggelar sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di empat sekolah. Upaya ini bertujuan menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan sejak usia dini.
Di bidang kesehatan, PMI mencatat pelaksanaan 22 titik kegiatan donor darah mobile unit, termasuk dukungan terhadap donor darah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sukabumi yang digelar menyusul terbitnya surat edaran dari Wali Kota.
Selain itu, pelayanan pertolongan pertama dan ambulans rujukan telah dilakukan sebanyak 12 kali, baik dalam event masyarakat maupun dalam situasi darurat medis.
Dalam rangka mempererat koordinasi antar-relawan, PMI juga turut hadir dalam forum silaturahmi relawan kebencanaan BPBD dan menerima penghargaan dari Bupati Sukabumi atas peran aktif dalam penanganan bencana.
Sisi kemanusiaan lainnya juga terus diperkuat melalui santunan rutin bagi 50 anak yatim dan partisipasi dalam pelatihan perawatan keluarga di Bekasi dengan mengirimkan relawan.
PMI juga mencatat sejumlah kegiatan kelembagaan seperti rapat pengurus sebanyak lima kali, menghadiri upacara HUT Bhayangkara ke-79, melakukan audiensi dengan Wali Kota Sukabumi, dan menerima kunjungan studi banding dari PMI Kabupaten Bandung.
Tak kalah penting, untuk memperkuat komunikasi publik, PMI Kota Sukabumi aktif dalam bidang kehumasan dengan membuat 20 unggahan media sosial dan 25 publikasi di media daring sepanjang bulan Juli.
“Dengan segala keterbatasan yang kami miliki, kami tetap berupaya memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan inklusif. Dukungan dari masyarakat menjadi energi utama kami dalam menjalankan misi kemanusiaan ini,” pungkas Suranto. (Ky)

