SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya peningkatan kecepatan angin permukaan yang mencapai lebih dari 25 knot di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di beberapa titik perairan pada Kamis (21/8/2025).
Dalam keterangan resminya, BMKG mencatat angin kencang terpantau di Laut Andaman, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga barat Lampung, Laut Koral, dan Laut Arafuru.
Kecepatan angin tersebut mampu memicu peningkatan gelombang laut yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, khususnya nelayan maupun pelaku transportasi laut.
Baca Juga : Fenomena Emas di Sungai Eufrat, Penduduk Raqqa Berburu Harta Karun
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat untuk memperhatikan risiko keselamatan, terutama kapal nelayan, kapal tongkang, kapal feri, hingga kapal besar seperti kargo maupun pesiar. “Masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut diimbau selalu memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas,” demikian peringatan BMKG.
Selain itu, masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak gelombang tinggi, termasuk potensi terjadinya rob di beberapa daerah dengan topografi rendah.(Sei)

