Berita Utama

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Sentil BUMD dan BLUD: Jangan Jadi Beban Daerah

×

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Sentil BUMD dan BLUD: Jangan Jadi Beban Daerah

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan perlunya pengelolaan profesional dalam mengembangkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menurutnya, alih-alih berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD), sebagian besar justru masih menjadi beban pemerintah daerah karena terus merugi.

“Bisnis harus tumbuh dan menguntungkan, maka perlu menggunakan konsep bisnis dengan rumus tiga P, yakni Port Polio Business, People Development, dan Public Contribution,” tegas Ayep belum lama ini.

Ia menjelaskan, Port Polio Business menekankan pada arah dan ekspansi bisnis yang profesional agar berkembang dan menghasilkan keuntungan.

People Development berkaitan dengan peningkatan kapasitas SDM dan organisasi, terutama pada BLUD seperti rumah sakit. Sementara Public Contribution diwujudkan dalam program tanggung jawab sosial (CSR), mulai dari iuran BPJS, penanganan stunting, hingga bedah rumah.

Selain itu, Ayep juga memperkenalkan konsep 3 Winning: Winning System, Winning Team, dan Winning Concept, sebagai penguat strategi bisnis.

“Three Winning ini menjadi tiang penguat, yakni sistem yang memastikan strategi tercapai, tim yang solid, dan konsep yang tepat,” jelasnya.

Pendekatan PDCA (Plan, Do, Check, Action) juga dinilai penting diterapkan, mulai dari perencanaan dengan indikator kinerja (KPI), pelaksanaan, pemeriksaan hasil, hingga evaluasi dengan metode 5-M (Man, Method, Machine, Material, Money). Dari evaluasi itu, setiap penyimpangan akan diperbaiki dan menjadi standar baru, yang kemudian berkembang menjadi SDCA (Standard, Do, Check, Action).

Ayep berharap strategi ini bisa mengubah rapor merah BUMD dan BLUD menjadi positif.

“Ke depan, BUMD dan BLUD harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sebagai stakeholder,” pungkasnya. (Ky)