SUKABUMI – Daun kelor selama ini dikenal luas sebagai salah satu tanaman dengan segudang manfaat kesehatan. Daunnya kecil, tetapi kandungan nutrisinya sangat tinggi hingga dijuluki sebagai superfood. Namun, selain manfaat medis, kelor juga erat dikaitkan dengan beragam mitos di masyarakat. Salah satunya, dipercaya bisa digunakan untuk mengusir jin dan energi negatif.
Di berbagai daerah di Indonesia, daun kelor sering dijadikan bagian dari ritual tradisional. Konon, daunnya diyakini dapat melemahkan kekuatan gaib, menangkal santet, hingga mengusir makhluk halus yang mengganggu manusia. Cerita ini terus diwariskan turun-temurun, sehingga daun kelor identik bukan hanya dengan kesehatan, tetapi juga dengan “kekuatan mistis”.
Dari sisi ilmiah, hingga kini belum ada penelitian medis yang membuktikan bahwa daun ini benar-benar dapat mengusir jin. Ilmu pengetahuan lebih menyoroti kandungan gizi yang luar biasa dari daun kelor.
Baca Juga : Rekomendasi Wisata Akhir Pekan: Menyusuri Keindahan Geopark Ciletuh Sukabumi
Tanaman ini kaya akan vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium, protein, hingga antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas. Manfaat nyata yang sudah banyak diteliti adalah meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah anemia, menjaga kadar gula darah, hingga mendukung kesehatan tulang.
Jika ditanya apakah daun kelor bisa mengusir jin, jawabannya lebih tepat disebut mitos budaya. Namun, jika bicara tentang manfaatnya untuk kesehatan, itu adalah fakta ilmiah yang sudah terbukti.
Jadi, tidak ada salahnya menghargai tradisi yang berkembang di masyarakat. Namun, yang terpenting adalah memanfaatkan daun ini secara nyata untuk menjaga kesehatan, baik dengan mengonsumsinya sebagai sayur bening, teh, maupun suplemen herbal.
Daun ini memang punya “dua sisi” dalam pandangan masyarakat. Dari mitos dipercaya bisa mengusir jin, sementara faktanya terbukti menyehatkan tubuh.(Sei)

