SUKABUMI – Wacana pemekaran Kabupaten Sukabumi kembali mengemuka dan mendapat sorotan dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dessy Susilawati. Ia menegaskan bahwa pemekaran wilayah harus benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, bukan sekadar agenda politik semata.
Menurut Dessy, luas wilayah Kabupaten Sukabumi yang mencapai lebih dari 4.000 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 2,7 juta jiwa menjadi salah satu alasan kuat perlunya pemekaran. “Akses pelayanan publik masih menjadi tantangan besar. Dengan wilayah yang sangat luas, jarak tempuh masyarakat ke pusat pemerintahan seringkali menyulitkan,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Meski demikian, Dessy mengingatkan bahwa pemekaran bukan hanya soal menambah daerah administratif, melainkan juga kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan tata kelola pemerintahan yang transparan. “Jangan sampai pemekaran justru membebani rakyat dengan birokrasi baru tanpa peningkatan pelayanan,” tegasnya.
Ia menambahkan, aspirasi masyarakat harus menjadi dasar utama dalam proses pemekaran. DPRD Jawa Barat, kata Dessy, siap mengawal dan mendorong agar wacana ini dikaji secara komprehensif dengan melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga akademisi.
“Jika memang pemekaran Kabupaten Sukabumi bisa mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, dan mendekatkan pelayanan publik, maka kita semua harus mendukung. Namun prosesnya harus jernih, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkas Dessy. (Ky)

