SUKABUMI – Kebiasaan masyarakat Indonesia sering kali menyajikan teh sebagai minuman pendamping makanan, termasuk saat makan daging. Pertanyaannya, apakah minum teh setelah makan daging benar-benar baik untuk kesehatan.
Kandungan Teh yang Perlu Diketahui
Teh kaya akan polifenol, terutama katekin dan tanin, yang bersifat antioksidan. Senyawa ini dapat membantu melawan radikal bebas dan memberi efek menenangkan.
Namun, tanin dalam teh juga memiliki kemampuan mengikat zat besi, sehingga dapat memengaruhi penyerapan nutrisi tertentu.
Manfaat Minum Teh Setelah Makan Daging
- Membantu mengurangi rasa eneg
Setelah makan daging yang tinggi lemak, teh hangat dapat membantu mulut terasa lebih segar dan pencernaan terasa lebih ringan. - Memberi efek antioksidan
Teh membantu tubuh melawan radikal bebas yang dihasilkan dari proses metabolisme, termasuk saat mencerna makanan berprotein tinggi seperti daging. - Menjaga kadar kolesterol
Beberapa penelitian menunjukkan teh hijau dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, yang sering dikaitkan dengan konsumsi daging merah berlebih.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
- Menghambat penyerapan zat besi
Tanin dalam teh dapat mengikat zat besi dari makanan, termasuk daging. Akibatnya, penyerapan zat besi berkurang, yang dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko anemia, terutama bagi wanita, anak-anak, atau penderita anemia. - Mengiritasi lambung
Minum teh pekat segera setelah makan dapat membuat sebagian orang merasa kembung, begah, atau memicu asam lambung. - Mengurangi manfaat nutrisi
Minum teh terlalu sering tepat setelah makan dapat membuat nutrisi tertentu (seperti zat besi dan kalsium) tidak terserap optimal.
Tips Sehat Konsumsi Teh Setelah Makan Daging
- Tunggu 30–60 menit setelah makan sebelum minum teh, agar tubuh lebih dulu menyerap zat besi dari makanan.
- Pilih teh yang lebih ringan, seperti teh hijau atau teh herbal, dibandingkan teh hitam pekat.
- Sertakan sayuran atau buah kaya vitamin C (jeruk, tomat, paprika) saat makan daging, karena vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
- Utamakan air putih sebagai minuman utama saat makan, baru konsumsi teh setelahnya.
Minum teh setelah makan daging tidak berbahaya, bahkan dapat memberi manfaat seperti membantu pencernaan lemak dan memberi asupan antioksidan.
Namun, jika dilakukan terlalu sering atau tanpa jeda, teh bisa mengurangi penyerapan zat besi dan menimbulkan gangguan pencernaan pada sebagian orang.
Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya beri jarak waktu sebelum minum teh dan tetap imbangi dengan pola makan bergizi seimbang.(Sei)

