SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang berpeluang terjadi pada Sabtu, (27/ 9/2025) di beberapa wilayah pesisir Indonesia.
Wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi:
Pesisir Sumatera Utara
Pesisir Kepulauan Bangka Belitung
Pesisir Banten
Pesisir Maluku
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjelaskan bahwa fenomena banjir rob dipengaruhi oleh adanya gelombang tinggi dan pasang air laut yang bersamaan, sehingga meningkatkan risiko genangan di wilayah pesisir. Kondisi ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya di sekitar pelabuhan, pemukiman pesisir, dan area pertambakan.
Dampak Potensial
Gangguan pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan
Tergenangnya permukiman di pesisir rendah
Terhambatnya kegiatan transportasi dan distribusi barang
Kerugian sektor perikanan budidaya dan tambak
Imbauan BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat pesisir untuk:
Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air laut.
Mengamankan barang-barang penting dan peralatan usaha perikanan.
Memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal BMKG, baik situs web maupun aplikasi Info BMKG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menekankan bahwa kewaspadaan dini dan langkah mitigasi sederhana dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan dari banjir rob.(Sei)

