SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi dan banjir rob di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
BMKG memprediksi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di dua wilayah utama, yaitu:
-
Samudra Hindia Barat Lampung
-
Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa
Kondisi ini berisiko bagi aktivitas pelayaran, terutama kapal nelayan kecil, kapal tongkang, kapal feri, dan kapal berukuran besar yang melintas di perairan tersebut.
Baca Juga : Sukha Kopi Goalpara Sukabumi, Tempat Asyik Bersantai Bernuansa Alam
Selain itu, masyarakat pesisir juga perlu waspada terhadap potensi banjir rob yang dapat terjadi besok di berbagai wilayah Indonesia. Adapun daerah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi:
-
Pesisir Sumatera Utara
-
Pesisir Sumatera Barat
-
Pesisir Banten
-
Pesisir Utara Jawa Tengah
-
Pesisir Jawa Timur
-
Pesisir Bali
-
Pesisir Nusa Tenggara Barat
-
Pesisir Nusa Tenggara Timur
-
Pesisir Kalimantan Utara
-
Pesisir Kalimantan Timur
-
Pesisir Sulawesi Utara
-
Pesisir Maluku
BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir untuk selalu memantau informasi terbaru, mengantisipasi potensi genangan di daratan rendah sekitar pantai, serta mengatur jadwal bongkar muat di pelabuhan agar tidak terdampak pasang maksimum.(Sei)

