Kota Sukabumi

Wali Kota Sukabumi Dorong Pengelolaan Parkir dan Wisata Jadi Sumber PAD Baru

×

Wali Kota Sukabumi Dorong Pengelolaan Parkir dan Wisata Jadi Sumber PAD Baru

Sebarkan artikel ini
Dishub Kota Sukabumi

SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memimpin apel pagi di halaman Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi pada Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini diikuti jajaran pejabat Pemkot Sukabumi, mulai dari Asisten Daerah, Staf Ahli, hingga seluruh pegawai Dishub.

Apel tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan trophy turnamen Mini Soccer dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025, sebagai bentuk apresiasi atas semangat olahraga dan kebersamaan ASN.

Dalam amanatnya, Ayep Zaki menekankan pentingnya integritas dan disiplin ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan, pengelolaan parkir menjadi salah satu fokus utama Dishub dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Lepas 10 Atlet ke PEPARPEDA IV Jawa Barat

“Revitalisasi pengelolaan parkir akan dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga. Saat ini sudah ada dua perusahaan yang berminat dan kami berharap jumlahnya akan bertambah,” ungkapnya.

Selain sektor parkir, Pemkot juga tengah mempersiapkan beauty contest pengelolaan kawasan wisata, termasuk di kawasan Cikundul dan terminal lama. Ayep menargetkan, kerja sama investasi tersebut sudah bisa disepakati paling lambat Desember 2025, agar hasilnya tercatat pada PAD tahun berjalan.

Ia turut menyoroti rendahnya retribusi sampah di Kota Sukabumi. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup diminta mengkaji regulasi agar sistem penataan lebih efisien dan berdampak langsung terhadap pendapatan daerah. Ayep menilai, langkah-langkah ini merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya baru akan terlihat beberapa tahun mendatang.

“Semua langkah ini adalah investasi jangka panjang. Hasil nyata baru akan terlihat beberapa tahun ke depan, terutama pada 2028,” katanya.

Wali Kota juga memaparkan arah pembangunan lima tahun ke depan yang berfokus pada penyelesaian infrastruktur, penerangan jalan, penataan rumah tidak layak huni, dan penanganan stunting. “Tidak boleh ada rumah yang rusak, jalan yang rusak, atau anak yang mengalami stunting. Ini tanggung jawab konstitusional saya, dan akan saya jalankan tanpa kompromi,” tegasnya.

Dalam bidang birokrasi, Ayep menekankan bahwa jabatan publik tidak boleh ditentukan oleh koneksi, melainkan oleh kompetensi dan kejujuran. “Kota ini kecil, kita tidak punya pilihan selain membangun dengan integritas,” ujarnya.

Selain memaparkan program pembangunan, Wali Kota juga menyampaikan perkembangan program Qordhul Hasan Kota Sukabumi. Program ini telah menyalurkan pinjaman tanpa bunga senilai Rp80 juta untuk pelaku UMKM, serta menghimpun dana wakaf hingga Rp405 juta. Dana tersebut diharapkan mampu mendorong ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Ayep juga memberikan apresiasi kepada kontingen Dishub yang berhasil meraih 16 medali dalam ajang Harhubnas 2025. Trofi turnamen Mini Soccer diserahkan langsung kepada para pemenang, dengan Dinas Kesehatan sebagai juara pertama, Kecamatan Cikole di posisi kedua, dan tim PWI di peringkat ketiga.

Ayep menutup amanatnya dengan mengajak seluruh ASN menjaga semangat kebersamaan dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa seluruh program pembangunan yang dikelola pemerintah akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kesejahteraan.

“Uang yang besar ini akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan kota,” tuturnya.

Apel Dishub tersebut mencerminkan sinergi antara pembenahan birokrasi, penguatan ekonomi daerah, serta semangat olahraga di lingkungan Pemkot Sukabumi.