SUKABUMI – Aksi cepat dan penuh empati ditunjukkan oleh anggota Satlantas Polres Sukabumi Kota, Bripka Samsu Rizal, saat membantu seorang perempuan yang tiba-tiba pingsan di kawasan pelayanan SIM Keliling Jalan Danalaga, Kecamatan Warudoyong, Sabtu (8/11/2025) siang.
Peristiwa itu terjadi tepat setelah layanan SIM keliling selesai beroperasi. Salah satu warga mendatangi Bripka Samsu untuk meminta pertolongan karena ada seorang wanita tergeletak tak sadarkan diri di dekat area mobil pelayanan.
“Begitu saya periksa, ternyata benar ada seorang ibu dalam keadaan pingsan. Berdasarkan keterangan dari pria yang bersamanya, diketahui korban adalah warga Bekasi yang bekerja di Sukabumi sebagai perawat lansia,” ujar Bripka Samsu, Minggu (9/11/2025).
Melihat kondisi korban yang makin lemah, Bripka Samsu berusaha mencari kendaraan untuk membawanya ke rumah sakit. Karena mobil layanan SIM tidak bisa digunakan, ia berinisiatif mencari alternatif lain.
“Tak jauh dari lokasi, saya melihat ambulans Puskesmas Lembursitu sedang parkir. Saat dicari, petugasnya tidak ada di tempat. Karena situasinya mendesak, saya putuskan meminjam ambulans tersebut agar ibu itu segera dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.
Korban kemudian dibawa ke RS Al-Mulk untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Dari hasil pemeriksaan, perempuan tersebut diketahui bernama Widia (45), warga asal Bekasi, yang mengalami radang usus buntu dan harus segera dioperasi.
Bripka Samsu tak berhenti di situ. Ia membantu menghubungi keluarga korban melalui pria bernama Wahyu, yang saat kejadian berada di lokasi. Beberapa jam kemudian, pihak keluarga berhasil tiba di rumah sakit untuk mendampingi Widia.
“Syukur Alhamdulillah, korban bisa cepat tertangani. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak RS Al-Mulk dan Puskesmas Lembursitu atas kerja samanya. Mohon maaf karena ambulansnya saya gunakan tanpa izin resmi, semata-mata untuk keadaan darurat,” ujarnya.
Aksi sigap dan kemanusiaan Bripka Samsu mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Banyak warga menilai tindakannya mencerminkan wajah humanis Polri yang hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penolong di saat masyarakat membutuhkan bantuan.

