SUKABUMI– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi serta banjir rob yang berpeluang terjadi pada Rabu, (12/11/2025), di beberapa wilayah perairan dan pesisir Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter dapat terjadi di wilayah Laut Natuna Utara serta Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi ini berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan dan kapal berukuran kecil.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikamengimbau agar para nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dan tinggi gelombang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Stamina Pria dengan Akar dan Buah Pinang
Selain gelombang tinggi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga memperingatkan potensi banjir rob (pasang air laut) yang dapat terjadi di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Daerah yang berpotensi terdampak antara lain:
-
Pesisir Kepulauan Riau
-
Pesisir Kepulauan Bangka Belitung
-
Pesisir Jakarta
-
Pesisir selatan Jawa Barat
-
Pesisir utara Jawa Tengah
-
Nusa Tenggara Barat
-
Kalimantan Selatan
-
Kalimantan Barat
-
Wilayah pesisir Maluku
BMKG mengingatkan masyarakat pesisir untuk mengamankan barang-barang berharga dan menghindari aktivitas di area rendah dekat pantai selama periode pasang maksimum. Potensi banjir rob biasanya meningkat bersamaan dengan fase bulan baru dan angin kencang di beberapa perairan Indonesia.
Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca dan gelombang laut melalui kanal resmi BMKG, baik website maupun aplikasi Info BMKG, agar dapat mengambil langkah antisipatif lebih dini.(SE)

