SUKABUMI – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri kegiatan sinergitas kewilayahan 2025 sekaligus rapat dinas bulanan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Senin, 17 November 2025 di Aula Desa Jampangtengah, Kecamatan Jampangtengah.
Dalam kegiatan yang dihadiri para kepala perangkat daerah serta kepala desa dari wilayah 5 tersebut, Eka menilai bahwa kebijakan Bupati untuk memperkuat koordinasi dari tingkat kabupaten hingga desa merupakan langkah strategis, terutama dalam memastikan program pengendalian penduduk dan keluarga berencana berjalan optimal.
“Arahan Pak Bupati sangat selaras dengan kebutuhan kami di DPPKB. Program KB dan pembangunan keluarga tidak akan berhasil tanpa kolaborasi kuat dengan para kepala desa, perangkat daerah, dan masyarakat. Sinergi inilah yang menjadi kunci mewujudkan Sukabumi Mubarakah,” ujar Eka Nandang Nugraha.
Baca Juga: Fortuner Hantam Angkot di Ciaul Sukabumi, Polisi: Diduga Sopir Mengantuk
Eka mengakui, rencana pemotongan anggaran dari pusat tentu berpengaruh pada sejumlah kegiatan di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Namun ia menegaskan bahwa DPPKB akan tetap memprioritaskan program-program strategis, khususnya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Meski anggaran mengalami penyesuaian, kami akan menyusun skala prioritas yang paling berdampak bagi masyarakat, terutama terkait pelayanan KB, edukasi kesehatan reproduksi, dan pembangunan keluarga,” jelasnya.
Baca Juga: Ruas Surade–Ujunggenteng Segera Lebih Terang, Warga Pajampangan Sambut Pemasangan 395 Lampu PJU
Selain itu, ia menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang publik di setiap wilayah, termasuk peresmian Alun-alun Jampangtengah. Menurutnya, ruang publik berperan penting dalam mendukung program pemberdayaan keluarga.
“Ruang publik bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga wadah edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Banyak program kami, seperti Bina Keluarga Balita, Remaja hingga Lansia, yang bisa memanfaatkan fasilitas tersebut,” tambah Eka.
Eka berharap seluruh kepala desa dan perangkat daerah terus menjaga kekompakan dalam menghadapi tantangan pembangunan, terutama menyangkut peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat.
“Dengan kebersamaan, insya Allah program pembangunan keluarga di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

