SUKABUMI – Alun-Alun Jampangtengah resmi dibuka untuk masyarakat setelah diresmikan oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada Senin, 17 November 2025. Kehadiran ruang terbuka publik ini langsung menarik perhatian ratusan warga yang ingin melihat ikon baru Jampangtengah tersebut.
Salah satunya, Ila Tusmila (49) dari Desa Padabeunghar, mengaku penasaran karena lokasi yang dulunya terminal kini berubah total menjadi kawasan yang modern dan nyaman.
“Begitu sampai, saya kaget karena bangunannya bagus sekali. Sekarang jadi tempat yang enak untuk wisata keluarga,” ujarnya.
Baca Juga: Dessy Susilawati Ajak Masyarakat Perkuat Komunikasi Keluarga dan Bangun Budaya Produktif
Alun-alun ini menawarkan sejumlah fasilitas yang berpotensi menjadi daya tarik wisata lokal, mulai dari area jogging, ruang terbuka untuk kegiatan seni dan olahraga, hingga stan UMKM yang bisa menjadi pusat kuliner khas Jampangtengah. Dengan fasilitas tersebut, kawasan ini bukan hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga lokasi rekreasi bagi warga dan pengunjung dari luar daerah.
Ila berharap kegiatan rutin seperti senam, pertunjukan seni, hingga festival kuliner dapat digelar di alun-alun tersebut untuk semakin memperkuat daya tarik wisatanya.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam sambutannya mengatakan bahwa Alun-Alun Jampangtengah dibangun bukan hanya sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai destinasi baru yang dapat menggerakkan ekonomi lokal.
Baca Juga: Siap Hadapi Era AI, Ayep Zaki Tekankan Pentingnya Penguatan Mentalitas ASN Kota Sukabumi
“Ruang terbuka publik ini bisa menjadi magnet wisata. UMKM bisa tumbuh, kegiatan masyarakat lebih hidup, dan Jampangtengah bisa menjadi tujuan baru bagi wisatawan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan fasilitas agar alun-alun tetap nyaman di kunjungi.
“Jika dijaga bersama, tempat ini akan menjadi kebanggaan dan membawa banyak manfaat, termasuk untuk sektor wisata,” tambahnya.
Bupati Asep Japar menargetkan pembangunan ruang terbuka publik serupa di wilayah lain di Kabupaten Sukabumi sebagai upaya memperluas titik-titik wisata baru.

