SUKABUMI – Polres Sukabumi menggelar Operasi Zebra Lodaya 2025 selama 14 hari, dari 17 hingga 30 November 2025. Operasi yang berlangsung serentak di seluruh Jawa Barat ini menitikberatkan pada tiga fokus utama: pengawasan kendaraan, pengendara, dan lokasi rawan.
Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar kegiatan razia biasa. “Operasi Zebra Lodaya ini bukan sekadar razia. Tujuannya untuk mengembalikan dan menyadarkan masyarakat untuk ketertiban di jalan dan menurunkan risiko fatalitas kecelakaan,” ujarnya.
Baca Juga: Porsmad Cicurug Cetak 646 Atlet Muda, Wakil Bupati Sukabumi Harapkan Generasi Berakhlak Mulia
Pada aspek kendaraan, polisi akan menindak tegas kendaraan roda dua dan empat yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, pelat nomor tidak standar, serta kendaraan yang dinilai tidak layak jalan. “Masih banyak pengendara roda dua maupun roda empat yang memakai knalpot tidak sesuai, ada juga pelat nomor modifikasi yang tidak sesuai TNKB. Itu semua akan kami tindak,” tegas Arif.
Untuk aspek pengendara, fokus operasi akan menyasar perilaku berkendara yang membahayakan, seperti penggunaan ponsel saat mengemudi, tidak mengenakan helm SNI atau sabuk pengaman, melawan arus, hingga berkendara di bawah pengaruh alkohol.
Baca Juga: Pratama Arhan Gugat Cerai Azizah Salsha, Proses Hukum Resmi Dimulai
Lokasi operasi akan mencakup jalan arteri dan tol, kawasan rawan kecelakaan, terminal, pasar, pusat keramaian, serta area sekitar perusahaan dan pabrik. Arif menekankan bahwa pendekatan operasi tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga edukasi.
“Pendekatan kami tidak melulu penindakan. Edukasi kepada masyarakat itu tetap prioritas. Tapi kalau ada pelanggaran yang berpotensi membahayakan orang lain, tentu kami tindak di tempat,” ungkapnya.
Operasi ini juga akan memanfaatkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran tertentu. Polres Sukabumi berharap melalui operasi ini dapat tercipta rasa aman dan keteraturan berlalu lintas yang menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

