SUKABUMI – Desa Bojongsari kembali menunjukkan semangat gotong royong dan komitmennya dalam membangun wilayah melalui kegiatan karya bakti perbaikan Jalan Citamiang, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur masyarakat, perangkat desa, Babinsa Koramil 0622-13/Jampangkulon Pelda Jamjam Efendi, serta Babinkamtibmas Polsek Jampangkulon Bripka Warlam.
Sebagai salah satu desa dengan potensi pertanian yang kuat di Kecamatan Jampangkulon, Bojongsari menempatkan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama untuk mendukung mobilitas warganya. Jalan Citamiang, yang menjadi akses penting bagi kegiatan pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat, akan dibangun berupa pengerasan sepanjang 400 meter dengan lebar 2 meter. Proyek ini didanai melalui Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun anggaran 2025.
Kepala Desa Bojongsari, Rahmat Efendi, menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan aspirasi lama masyarakat yang akhirnya dapat direalisasikan. “Desa Bojongsari memiliki potensi pertanian yang besar. Untuk menggerakkan perekonomian warga, akses jalan harus baik. Pengerasan Jalan Citamiang menjadi kebutuhan mendesak agar warga lebih mudah mengangkut hasil bumi dan beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang terlibat dalam karya bakti serta dukungan penuh dari TNI-Polri. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa, Babinkamtibmas, dan seluruh warga yang kompak bergotong royong. Inilah kekuatan Desa Bojongsari persatuan dan kebersamaan.”
Pelda Jamjam Efendi menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud dukungan TNI terhadap pembangunan desa. “Desa Bojongsari sangat solid. Semangat masyarakatnya luar biasa. Kami dari TNI-Polri hadir untuk mendukung dan mempercepat pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan warga,” ucapnya.
Dengan adanya pembangunan ini, masyarakat Bojongsari berharap akses transportasi menjadi lebih lancar, terutama untuk hasil pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian desa. Pembangunan Jalan Citamiang juga diharapkan dapat memicu pertumbuhan sektor lain dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karya bakti ini menjadi bukti bahwa Desa Bojongsari tidak hanya memiliki potensi, tetapi juga kekompakan dan tekad kuat untuk terus maju serta membangun desanya secara mandiri dan berkelanjutan.

