Sukabumi

Mengapa Hidup Terasa Macet? Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Dampak Maksiat

×

Mengapa Hidup Terasa Macet? Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Dampak Maksiat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Foto: freepik/creativeart

SUKABUMI – Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa selingkuh adalah perbuatan maksiat yang membawa konsekuensi langsung, baik di dunia maupun di akhirat. Setiap amal memiliki balasannya. Allah berfirman, “Laha maa kasabat wa ‘alaihaa maa iktasabat.” Kebaikan dibalas dengan cepat, bahkan niat baik sudah dicatat sebagai pahala. Namun keburukan seperti selingkuh tidak langsung dicatat, karena kasih sayang Allah memberi peluang untuk berpikir, merenung, dan membatalkannya.

Saat seseorang hendak berbuat maksiat, Allah hadirkan “peringatan lembut” di hati: rasa tidak nyaman, gelisah, takut ketahuan. Itu adalah bukti cinta Allah, agar hamba-Nya tidak terjatuh dalam dosa. Tetapi jika semua peringatan itu diabaikan dan seseorang tetap nekat berselingkuh, maka dampaknya datang berlapis hati menggelap, cahaya iman berkurang, hidup terasa sempit, rezeki terhalang, dan masalah muncul bertubi-tubi.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, sebagian dosa tidak menunggu akhirat untuk dibalas. Allah menimpakan “hukuman dunia” agar hamba segera sadar: rasa malu, kehancuran rumah tangga, teguran sosial, hingga musibah yang mengguncang. Semua itu bukan bentuk kebencian Allah, tetapi justru bentuk kasih sayang supaya dosa itu tidak terbawa hingga akhirat, di mana siksanya jauh lebih berat.

Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Stamina Pria dengan Akar dan Buah Pinang

Beliau juga menegaskan, maksiat yang dilakukan dalam keadaan menikah terutama selingkuh memiliki efek lebih serius: akhlak rusak, keberkahan hilang, keluarga luluh, bahkan masa depan terpengaruh. Orang yang terjerumus maksiat sering dibuat “macet” dalam hidupnya: pekerjaannya seret, pikirannya sempit, dan hatinya malas untuk beribadah. Itu adalah tanda bahwa Allah sedang menarik kembali kebaikan yang pernah diberikan.

Karena itu, Ustadz Adi Hidayat mengingatkan seluruh umat agar menjaga diri, memperkuat iman, serta tidak membuka celah sekecil apa pun menuju selingkuh. Siapa yang menjaga kesucian dirinya, Allah akan menjaga hidupnya. Dan siapa yang bertaubat dengan sungguh-sungguh, Allah buka seluas-luasnya pintu kembali.(SE)