SUKABUMI – Pemerintah pusat melakukan perbaikan intensif pada Jembatan Pamuruyan lama, jembatan vital di jalur nasional Sukabumi-Bogor yang menjadi akses utama ribuan kendaraan setiap hari. Aktivitas pengecoran lantai jembatan terpantau sedang berlangsung ketika dilakukan pantauan lapangan pada Jumat (28/11/2025).
Major Operasional PT Bhineka Mega Utama (BMU), Iman Firmansyah, menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan bukan pembangunan jembatan baru melainkan perbaikan struktur jembatan lama.
“Ini renovasi ya, perbaikan jembatan lama. Jadi bukan jembatan baru. Kerja inti kami memperkuat pilar yang di bawah itu,” ujar Iman kepada awak media.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Dibangun, Pemdes Padajaya Tata Ulang Fasilitas Desa
Untuk mendukung pekerjaan pembetonan pilar, tim terpaksa membangun tanggul sementara guna menurunkan permukaan air sungai. Iman menjelaskan alasan teknis ini dengan singkat. Pekerjaan perbaikan ini ditargetkan rampung sebelum pergantian tahun, atau tepatnya pada Desember 2025.
“Tidak mungkin bekerja dalam kondisi air tinggi, jadi harus dikeringkan dulu dan baru kita main beton,” kata dia.
Ironisnya, hanya berjarak beberapa meter dari lokasi perbaikan, proyek jembatan baru terbengkalai selama empat tahun. Jembatan yang dianggarkan mencapai Rp18,4 miliar dari APBN ini mangkrak tanpa kejelasan, padahal menurut kontrak seharusnya sudah selesai pada 2022 lalu.
Baca Juga: APBD Kota Sukabumi 2026 Hadapi Ujian Berat, Pemkot Diminta Fokus pada Program Prioritas
Proyek Penggantian Jembatan Cipamuruyan dengan nomor kontrak HK.02.01/PJNWII.II-JBR/PPK2.1/2022/02 ini dikerjakan oleh PT Karuniaguna Intisemesta dengan tiga konsultan supervisi.
Masyarakat setempat berharap jembatan baru dapat segera diselesaikan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pamuruyan. Namun Iman Firmansyah menegaskan bahwa pekerjaan yang ditangani perusahaannya tidak ada hubungannya dengan proyek yang mangkrak tersebut.
“Saya nggak ada urusan dengan jembatan baru yang mangkrak ini. Saya ke sini memperbaiki jembatan lama ya, perawatan,” tegasnya.

