SUKABUMI — Jembatan penghubung antara Desa Sukamaju dan Desa Cileungsing di Kampung Pasir Badak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas antar desa, termasuk untuk keperluan ekonomi dan pendidikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jembatan terlihat mengalami penurunan kualitas sejak beberapa waktu terakhir. Sejumlah bagian struktur dan permukaan jembatan tampak rusak dan berlubang, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat dilintasi kendaraan secara bersamaan.
Salah seorang warga setempat, Nafa (25), mengatakan kerusakan jembatan tidak terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, faktor utama penyebab kerusakan berasal dari seringnya kendaraan bertonase besar melintas di jalur tersebut.
Baca Juga: Aksi Pembacokan di Parungkuda, Polisi Tangkap Lima Pelajar
“Rusaknya sudah lama. Selain karena kendaraan besar yang sering lewat, curah hujan tinggi di awal tahun juga ikut memperparah kondisinya,” ujar Nafa, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan saat musim hujan karena permukaan menjadi licin dan rawan kecelakaan.
“Kalau hujan jalannya licin. Warga takut kalau tiba-tiba ambruk, apalagi kalau dilewati truk besar,” katanya.
Baca Juga: Lima Tahun Pascabencana, Warga Kampung Nyalindung Palabuhanratu Masih Menanti Relokasi
Selain beban kendaraan yang melebihi kapasitas, intensitas hujan yang tinggi turut memengaruhi kekuatan struktur jembatan. Genangan air yang kerap terjadi di sekitar permukaan jembatan dinilai mempercepat kerusakan, terutama pada bagian jalan dan sambungan struktur.
Tidak hanya jembatan, beberapa titik jalan penghubung antar desa di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh sistem drainase yang kurang memadai serta tingginya lalu lintas kendaraan berat.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan mengambil langkah perbaikan secepatnya. Mereka menilai jembatan tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas warga dan aktivitas perekonomian, sehingga perlu penanganan serius demi mencegah risiko kecelakaan.

