Berita UtamaSosok

Qoriah Legendaris Asal Sukabumi Hj. Imas Siti Syarah Wafat di Usia 73 Tahun

×

Qoriah Legendaris Asal Sukabumi Hj. Imas Siti Syarah Wafat di Usia 73 Tahun

Sebarkan artikel ini
Almarhumah Hj. Imas Siti Syarah, qoriah legendaris asal Sukabumi.
Almarhumah Hj. Imas Siti Syarah, qoriah legendaris asal Sukabumi. Foto: Sukabumiku.id/Istimewa

SUKABUMI – Dunia dakwah dan tilawah Al-Qur’an di Indonesia berduka. Sosok perempuan yang selama puluhan tahun menjadi panutan ribuan jamaah perempuan di Sukabumi kini telah berpulang.

Legenda qoriah internasional asal Kabupaten Sukabumi, Hj. Imas Siti Syarah, meninggal dunia pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di usia 73 tahun. Almarhumah menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kartika Sukabumi akibat sakit komplikasi.

Sebelum wafat, Ketua Majelis Taklim Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi itu sempat mengalami kondisi koma. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, murid, dan masyarakat luas.

Baca Juga: Tiket Persib vs Persija di GBLA Ludes dalam Dua Hari, Corporate Box Rp70 Juta Ikut Diborong

Jenazah almarhumah dimakamkan di kampung halamannya, Kampung Cimahi, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak mengiringi prosesi pemakaman, mulai dari tokoh agama, pejabat daerah, hingga jamaah majelis taklim.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, H. Ujang Hamdun, mengenang Imas Siti Syarah sebagai sosok perempuan luar biasa yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk pengabdian umat.

“Pada masanya, beliau pernah mengharumkan nama Indonesia sebagai juara qoriah internasional. Meski sudah sepuh, semangatnya membina majelis taklim tidak pernah padam. Saya pribadi sangat kehilangan, karena beliau sudah seperti ibu sendiri bagi saya,” ujarnya.

Baca Juga: Sebar Foto Kebakaran Hoaks di Waluran, Konten Kreator Asal Pajampangan Sampaikan Permintaan Maaf

Menurut Ujang, hingga kini belum ada sosok perempuan yang mampu menyamai kiprah almarhumah dalam membina ribuan jamaah perempuan di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Dalam berdakwah, Imas Siti Syarah dikenal mampu merangkul semua kalangan tanpa membedakan latar belakang organisasi.

“Beliau masuk ke semua golongan, baik NU, Muhammadiyah, maupun organisasi Islam lainnya. Sosok inspiratif yang tak kenal lelah mengabdi untuk umat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma, menyebut almarhumah bukan hanya qoriah internasional, tetapi juga pejuang zakat yang aktif menggerakkan masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

Baca Juga: Kasus Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Sungai Ciracap Masih Misterius, Polisi Perketat Penyelidikan

“Beliau pendidik sejati. Murid-muridnya tersebar di mana-mana. Tidak heran sejak kemarin rumah duka dipenuhi pelayat yang datang silih berganti,” ujar Unang.

Kepergian Hj. Imas Siti Syarah meninggalkan jejak panjang pengabdian, keteladanan, dan inspirasi bagi umat Islam, khususnya kaum perempuan di Sukabumi. Namanya akan selalu dikenang sebagai qoriah legendaris yang mengharumkan bangsa di tingkat internasional.