SUKABUMI – Di balik rutinitas pembangunan dan pelayanan pemerintahan, ada sisi kemanusiaan yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Jampangkulon. Hal itu terlihat saat Camat Jampangkulon, Dading, melakukan kunjungan sapa warga ke Desa Mekarjaya, Minggu (11/1/2026), dengan menyambangi langsung Syarip, seorang penyandang disabilitas bawaan sejak lahir.
Syarip hidup dengan kondisi disabilitas kongenital parah yang menyebabkan keterbatasan fungsi otot atau saraf. Ia tidak mampu duduk maupun berdiri, bahkan untuk makan dan aktivitas dasar lainnya harus sepenuhnya dibantu keluarga. Mobilitas Syarip hanya memungkinkan dalam posisi terlentang, dengan kepala dan kaki sebagai penopang utama tubuhnya.
Baca Juga: TPT Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten Longsor, Akses Utama ke Wilayah Selatan Terganggu
Kunjungan Camat Dading menjadi bentuk empati dan perhatian pemerintah terhadap warga dengan kondisi rentan. Dalam suasana penuh kehangatan, Camat Dading berdialog dengan keluarga Syarip untuk mengetahui kebutuhan serta kondisi keseharian yang dihadapi.
“Kehadiran kami untuk memastikan bahwa warga seperti Pak Syarip tidak merasa sendiri. Pemerintah harus hadir, mendengar, dan berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan,” ujar Dading.
Menurutnya, kegiatan sapa warga tidak hanya bertujuan menyerap aspirasi pembangunan, tetapi juga sebagai sarana memantau langsung kondisi sosial dan kesehatan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah kecamatan dapat mengoordinasikan tindak lanjut bersama pemerintah desa dan instansi terkait.
Baca Juga: Motor Tabrak Truk Bermuatan Alat Berat di Cisolok Sukabumi, Satu Orang Luka
Selain memberikan dukungan moril, kunjungan tersebut diharapkan menjadi pintu awal untuk mengupayakan bantuan dan pendampingan bagi Syarip, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan sosial.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Kecamatan Jampangkulon Nate Bos Nyaman, Tentram Bari Orangna Someah, serta mendukung visi Kabupaten Sukabumi menuju Sukabumi Mubarakah, di mana pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kepedulian terhadap kemanusiaan dan kelompok rentan.
Melalui sapa warga, Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap warga, termasuk penyandang disabilitas berat, mendapatkan perhatian dan hak yang layak.

