SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Sabtu (11/1/2026). Sejumlah wilayah di Jawa Barat diprakirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Berdasarkan pembaruan BMKG pukul 09.45 WIB, potensi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan dapat berlangsung hingga pukul 13.00 WIB.
Wilayah dengan potensi terdampak cukup luas, terutama di Kabupaten Sukabumi yang mencakup wilayah pesisir, tengah, hingga selatan. Daerah rawan antara lain Pelabuhanratu, Cisolok, Simpenan, Cikakak, Ciemas, Ciracap, Surade, Jampang Kulon, Waluran, Tegalbuleud, Sagaranten, hingga wilayah perkotaan Sukabumi dan sekitarnya.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Bangunan Pesantren di Surade Sukabumi Roboh Total
Selain Sukabumi, BMKG juga mencatat potensi hujan lebat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, termasuk kawasan perairan seperti Waduk Cirata dan Waduk Saguling.
Untuk wilayah perkotaan, Kota Sukabumi juga masuk dalam daftar wilayah waspada, meliputi Kecamatan Gunung Puyuh, Cikole, Citamiang, Warudoyong, Baros, Lembursitu, dan Cibeureum.
Baca Juga: Banjir Tutup Total Jalur Provinsi Cidolog, Aktivitas Warga Lumpuh dan Drainase Disorot
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi dan perairan. Warga yang berada di wilayah rawan bencana diminta membatasi aktivitas luar ruang saat hujan lebat disertai angin kencang.
BMKG menegaskan masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

