SUKABUMI — Upaya pelestarian penyu hijau di Pantai Pangumbahan, Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, diangkat dalam sebuah film dokumenter karya Universitas Budi Luhur melalui Fakultas Ilmu Komunikasi dan Desain Kreatif (FKDK). Film yang digarap oleh Rifais Setiawan dan Fariz Agung ini mengisahkan sinergi antara alam, manusia, serta nilai-nilai konservasi.
Pantai Pangumbahan dikenal sebagai habitat penting bagi penyu hijau (Chelonia mydas), satwa laut yang kini masuk dalam kategori terancam punah. Setiap musim bertelur, penyu naik ke pantai untuk meletakkan telur yang kemudian dirawat hingga menetas menjadi tukik sebelum dilepasliarkan kembali ke laut.
Keunikan konservasi di Pangumbahan terletak pada keterlibatan aktif masyarakat lokal dan wisatawan. Selain menjaga kelestarian alam, aktivitas ini juga menjadi bagian dari konsep ekowisata yang memberikan nilai edukasi bagi pengunjung.
Baca Juga: Persib Lepas Rezaldi dan Al Hamra Hehanussa, Dipinjamkan ke Persik Kediri
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan konservasi penyu di Pangumbahan tidak hanya berorientasi pada pelestarian satwa, tetapi juga berdampak positif terhadap pengembangan pariwisata daerah.
“Pantai Pangumbahan merupakan contoh nyata bagaimana konservasi penyu dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekowisata yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, film dokumenter ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam.
Baca Juga: Arus Lalu Lintas Sukabumi–Bogor Ramai Lancar, Polisi Imbau Pengendara Tetap Waspada
“Melalui film dokumenter ini, kami berharap kesadaran masyarakat dan wisatawan terhadap pentingnya menjaga penyu hijau sebagai satwa dilindungi dapat terus meningkat,” pungkasnya.
Melalui visual dan narasi yang inspiratif, film ini mengajak penonton menyaksikan langsung bagaimana kolaborasi antara alam, manusia, dan konservasi mampu menjaga keberlangsungan kehidupan penyu hijau di salah satu destinasi ekowisata terbaik di Jawa Barat.

