SUKABUMI – Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, melakukan peninjauan lapangan ke Kecamatan Jampangkulon pada Rabu, 21 Januari 2026. Kunjungan ini difokuskan pada rencana pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Mapak dan penataan Alun-alun Jampangkulon sebagai fasilitas publik terpadu.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari langkah Disbudpora dalam memperkuat perencanaan pembangunan sarana olahraga, pariwisata, serta ruang terbuka publik di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Keberadaan GOR dan alun-alun diharapkan mampu mendukung aktivitas olahraga, sosial, budaya, hingga pengembangan ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyampaikan bahwa tinjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi aset yang ada sebagai bahan perencanaan pembangunan ke depan. Hasil peninjauan akan menjadi masukan penting yang akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait, seperti Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
“Peninjauan ini bertujuan untuk memperkuat perencanaan pembangunan, khususnya GOR dan Alun-alun Jampangkulon. Kami akan koordinasikan dengan dinas terkait agar rencana pembangunan ini dapat terwujud secara bertahap dan terintegrasi,” ujar Yudi.
Baca Juga: DPR RI Tegaskan Tak Bahas RUU Pilkada, Revisi UU Pemilu Jadi Prioritas
Menurutnya, rencana pembangunan tersebut sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) Disbudpora Kabupaten Sukabumi Tahun 2021–2026, yang menargetkan peningkatan sarana olahraga dan fasilitas publik guna mendukung pembinaan atlet, kegiatan kepemudaan, pariwisata daerah, serta penguatan ekonomi lokal.
Sementara itu, Camat Jampangkulon, Dading, menyambut baik langkah Disbudpora tersebut. Ia berharap Alun-alun Jampangkulon dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat, baik sosial maupun budaya, terutama saat peringatan hari besar, kegiatan adat, dan festival lokal.
“Alun-alun ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang publik yang indah, tetapi juga berkelanjutan dan mampu memperkuat identitas masyarakat Jampangkulon, dengan tetap menghormati nilai-nilai sejarah dan religius,” ungkapnya.
Melalui peninjauan ini, Disbudpora Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur olahraga dan ruang publik, khususnya di wilayah pedesaan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

