Berita Sukabumi

Dispar Sukabumi Rancang Konsep Wisata Terpadu, Fokus Keamanan dan Keselamatan Pengunjung

×

Dispar Sukabumi Rancang Konsep Wisata Terpadu, Fokus Keamanan dan Keselamatan Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, saat di wawancarai awak media.

SUKABUMI — Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi tengah menyiapkan konsep besar pengelolaan pariwisata yang lebih terintegrasi. Melalui konsep ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas destinasi wisata yang diiringi dengan terjaminnya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan konsep tersebut saat ini masih dalam tahap perumusan. Tahun 2026 direncanakan menjadi awal pelaksanaan kebijakan secara bertahap.

“Kita lagi buat konsep, nanti kita lapor ke pimpinan. Setelah itu kita siapkan norma dan ketentuannya, kemudian membangun silaturahmi dan komunikasi. Kalau sudah, baru kita uji coba dan direalisasikan,” ujar Ali, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga: Pemkab Sukabumi Terapkan Tiket Barcode di Enam Destinasi Wisata

Menurut Ali, sebelum konsep diterapkan, pemerintah harus menyiapkan norma dan ketentuan hukum, termasuk penyesuaian regulasi yang diperlukan. Tahapan tersebut penting agar pelaksanaan di lapangan memiliki dasar hukum yang kuat.

Setelah regulasi siap, pihaknya akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kepolisian, pemerintah kecamatan, kepala desa, hingga tokoh masyarakat di kawasan wisata.

Ali menegaskan, kesepahaman bersama menjadi kunci utama agar kebijakan pengelolaan kawasan wisata dapat diterima dan didukung masyarakat.

“Ini demi kemajuan, demi ketenangan, dan demi kenyamanan bersama,” katanya.

Baca Juga: Petani Sukabumi Diminta Cek Data, Layanan Pupuk Subsidi Blackout Sementara

Ia juga menyoroti pentingnya jaminan keselamatan wisatawan. Selama ini, penanganan kecelakaan di kawasan wisata masih banyak bergantung pada relawan, seperti Balawista.

“Mereka relawan, sementara urusan keselamatan seharusnya ditopang oleh sistem yang kuat,” ujarnya.

Dengan konsep kawasan wisata terpadu, Ali berharap pendapatan sektor pariwisata ke depan dapat menopang kebutuhan pengamanan, penyediaan asuransi wisata, hingga pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Ali optimistis, apabila seluruh tahapan dapat dijalankan sesuai rencana, wajah pariwisata Kabupaten Sukabumi akan semakin tertata dan mampu bersaing dengan daerah tujuan wisata lainnya.