Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Damkar Pos X Jampangkulon Edukasi Penanganan Kebakaran kepada Peserta LATGAB PMR

×

Damkar Pos X Jampangkulon Edukasi Penanganan Kebakaran kepada Peserta LATGAB PMR

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos X Jampangkulon memberikan edukasi dan pelatihan praktis penanganan kebakaran kepada peserta Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (LATGAB PMR) wilayah Jampangkulon, yang digelar di Lapangan Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (25/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman remaja terhadap risiko kebakaran, khususnya dalam situasi darurat di lingkungan rumah tangga dan sekolah. Para peserta mendapatkan materi langsung terkait teknik dasar penanganan kebakaran, mulai dari cara mematikan tabung gas yang mengalami kebocoran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi evakuasi korban.

Baca Juga: Momen Heroik Suami Selamatkan Istri dan Anak saat Longsor Besar di Bandung Barat

Petugas Damkar juga memberikan edukasi tentang pencegahan kebakaran rumah tangga, termasuk pengenalan sumber-sumber potensi kebakaran serta langkah mitigasi risiko sejak dini.

Komandan Pos (Danpos) Damkar Pos X Jampangkulon, Lelan Priatman, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun generasi muda yang tanggap bencana.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar remaja PMR lebih siap, sigap, dan terampil dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kebakaran, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, BPBD Catat 23 Kejadian Bencana dalam Sehari

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan anggota PMR dari berbagai sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Jampangkulon. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi praktik, mulai dari simulasi pemadaman api hingga evakuasi korban.

Melalui kegiatan ini, Damkar Pos X Jampangkulon berharap para anggota PMR tidak hanya menjadi relawan kemanusiaan yang aktif, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi keselamatan kebakaran di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sadar risiko dan tangguh menghadapi bencana.