SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Rabu, (4/2/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat, gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori moderate sea berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua, serta Perairan Kepulauan Sangihe.
Sementara itu, gelombang laut yang lebih tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4,0 meter atau masuk kategori rough sea diprakirakan terjadi di Perairan Kepulauan Talaud serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.
Baca Juga : Ramuan Tradisional untuk Meningkatkan Stamina Pria Hanya Dengan Bawang Merah dan Sereh
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau pengguna jasa pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak gelombang tinggi. Aktivitas pelayaran kapal kecil, perahu nelayan, serta kegiatan di wilayah pesisir berisiko terdampak kondisi tersebut.
BMKG juga menyarankan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca maritim terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi laut yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(SE)

