SUKABUMI – Pertemuan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dengan Pengurus Komunitas Tilawah Tiga Puluh Juz (KTT) Kabupaten Sukabumi dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi program keagamaan berbasis masyarakat yang berdampak langsung pada penguatan literasi Al-Qur’an.
Bertempat di Sekretariat KTT, Cisereuh, pada Jum’at (6/2/2026), audiensi tersebut tidak sekadar silaturahmi, melainkan membahas rencana kerja konkret KTT tahun 2026, termasuk perluasan gerakan wakaf Al-Qur’an dan strategi menjangkau kelompok masyarakat yang masih mengalami keterbatasan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Pengurus KTT memaparkan capaian kegiatan sepanjang tahun sebelumnya, sekaligus tantangan di lapangan, mulai dari distribusi mushaf hingga kebutuhan pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah terpencil. Dengan jumlah anggota yang mencapai puluhan ribu orang, KTT dinilai memiliki potensi besar sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Baca Juga: DPUTR Diduga Abai Lakukan Perbaikan Bencana Alam Tanah di Jalan Sriwidari Kembali Longsor
Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menilai peran komunitas keagamaan seperti KTT menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya pada aspek spiritual dan moral.
“Program ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak sosial. Upaya mengurangi buta huruf Al-Qur’an sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah dan berkeadaban,” ujarnya.
Wabup menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas masyarakat agar program keagamaan tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dengan kebijakan pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Baca Juga: Survey KDMP Jampangkulon Fokus Pemetaan Lahan dan Dampak Ekonomi Warga
Selain itu, ia mengajak anggota KTT untuk menjaga soliditas dan peran aktif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, dengan pendekatan persuasif dan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi.
Audiensi tersebut turut dihadiri perwakilan Bapperida, BPKAD, Dinas Pendidikan, serta Bagian Kesra Setda, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan program literasi Al-Qur’an di Kabupaten Sukabumi.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, melainkan diwujudkan dalam aksi berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas keagamaan dan pembinaan umat.

