SUKABUMI — Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kini memiliki ikon baru berupa tugu ikan layur yang berdiri di kawasan Kantor Kelurahan. Tugu tersebut menjadi penanda wilayah sekaligus simbol identitas masyarakat pesisir yang selama ini lekat dengan aktivitas kelautan dan perikanan, Jumat (7/2/2026).
Pembangunan tugu ikan layur dilakukan sebagai representasi karakter Palabuhanratu yang dikenal memiliki hasil laut melimpah. Ikan layur menjadi salah satu komoditas utama yang selama ini banyak ditangkap nelayan setempat dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi, mengatakan ide pembangunan tugu tersebut berangkat dari realitas keseharian warga yang akrab dengan ikan layur sebagai hasil tangkapan nelayan.
Baca Juga: Bobon Santoso Umumkan Pensiun dari YouTube, Tawarkan Akun Senilai Rp20 Miliar
“Tidak ada maksud lain dalam pembangunan tugu ini. Ikan layur merupakan salah satu komoditas yang paling sering didapatkan nelayan di Palabuhanratu. Bahkan masyarakat yang memancing pun lebih banyak mendapatkan ikan layur dibanding jenis ikan lainnya,” ujar Yadi, Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan bahwa tugu tersebut tidak sekadar menjadi ornamen fisik, melainkan simbol kecintaan terhadap kampung halaman. Sebagai putra asli Palabuhanratu, ia ingin menghadirkan sesuatu yang sederhana namun memiliki makna selama masa kepemimpinannya.
“Kami ingin ada kenangan dari masa kepemimpinan saya. Sesuatu yang sederhana, tetapi bermakna dan bisa dikenang oleh masyarakat Palabuhanratu,” tuturnya.
Baca Juga: Gochu Twigim Ala Sukabumi, Camilan Korea Pedas Gurih yang Bikin Nagih
Hingga saat ini, progres pembangunan tugu ikan layur telah mencapai sekitar 95 persen. Meski sempat memunculkan beragam pandangan, Yadi menilai respons masyarakat secara umum cukup positif.
Menurutnya, sebagian besar warga menilai tugu ikan layur tersebut mencerminkan ciri khas Palabuhanratu sebagai wilayah pesisir dengan potensi perikanan, khususnya ikan layur, yang melimpah.
Lebih lanjut, Yadi berharap keberadaan ikon baru tersebut dapat menumbuhkan semangat dalam penataan wilayah, khususnya di lingkungan kantor kelurahan sebagai pusat pelayanan publik.
Baca Juga: Polres Sukabumi Gelar Layanan SIM Keliling di Kecamatan Caringin
“Kantor kelurahan adalah rumah kedua. Harus dibuat nyaman, rapi, dan tertata. Dari situlah semangat membangun wilayah bisa tumbuh,” pungkasnya.
Dengan berdirinya tugu ikan layur, Kelurahan Palabuhanratu kini memiliki simbol visual yang diharapkan dapat memperkuat identitas daerah pesisir serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap wilayahnya.

