SUKABUMI – Dewan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Jampangkulon menunjukkan kepedulian sosial dengan mengunjungi korban kebakaran di Kampung Curughilir, Desa Mekarjaya, Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/2/2026).
Rombongan dipimpin langsung Ketua PAC PDI Perjuangan Jampangkulon, Moh Pirman Ardiansyah, bersama jajaran pengurus partai. Kunjungan tersebut ditujukan kepada keluarga Ridwan Apandi, warga yang rumahnya hangus dilalap api akibat kebakaran yang terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa kebakaran itu mengakibatkan rumah Ridwan Apandi rusak parah dan tidak dapat ditempati. Saat ini, Ridwan Apandi selaku kepala keluarga bersama istrinya, Patimah, masih menjalani perawatan medis di RSUD Jampangkulon, sementara tiga anak mereka terpaksa tinggal sementara di rumah kerabat.
Baca Juga: Ketua Bapem Perda DPRD Kota Sukabumi Inggu Sudeni Nilai MoU Pemkot–BWI Jawab Polemik Wakaf
Dalam kesempatan tersebut, PAC PDI Perjuangan Jampangkulon menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya untuk meringankan beban korban.
Ketua PAC PDI Perjuangan Jampangkulon, Moh Pirman Ardiansyah, menyampaikan bahwa kehadiran partainya merupakan bentuk nyata kepedulian kemanusiaan terhadap warga yang tertimpa musibah.
“Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada warga yang sedang mengalami musibah. Keluarga korban benar-benar membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak,” ujar Pirman.
Baca Juga: P2RW Absen Lagi di APBD 2026, Agus Samsul Soroti Ancaman Mandeknya Pembangunan RW di Kota Sukabumi
Lebih lanjut, Pirman menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi guna mendorong adanya bantuan lanjutan, khususnya untuk pembangunan kembali rumah korban.
“Kami menilai kondisi ini sangat mendesak. PAC PDI Perjuangan siap berkolaborasi dengan DPRD dan pemerintah daerah agar bantuan dapat segera direalisasikan dan tepat sasaran,” tambahnya.
PAC PDI Perjuangan Jampangkulon berharap sinergi lintas pihak dapat mempercepat proses pemulihan pascakebakaran, sehingga keluarga Ridwan Apandi dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

