JAKARTA – Memasuki hari keempat operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sebanyak 15.349 jemaah yang tergabung dalam 40 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Dari total tersebut, sebanyak 9.884 jemaah yang tergabung dalam 25 kloter dilaporkan telah tiba dengan selamat di Madinah. Pemerintah memastikan proses keberangkatan hingga kedatangan jemaah berjalan lancar dengan layanan yang terus ditingkatkan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan di setiap tahapan operasional haji.
BACA JUGA: Bareskrim Bongkar Aliran Dana Narkoba Rp10 Miliar, Residivis Jadi “Penampung” Jaringan Bandar Aceh
“Hingga hari keempat operasional, 40 kloter dengan 15.349 jemaah sudah diberangkatkan, dan 9.884 jemaah telah tiba di Madinah. Kami memastikan seluruh proses berjalan lancar dengan layanan yang terus dioptimalkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/4).
Selain keberangkatan, Kemenhaj juga memantau kondisi kesehatan jemaah di Daerah Kerja (Daker) Madinah. Tercatat, sebanyak 93 jemaah menjalani rawat jalan, dua jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Ichsan menegaskan bahwa aspek kesehatan menjadi perhatian utama selama pelaksanaan ibadah haji.
“Kami menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan. Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” katanya.
BACA JUGA: Investasi Industri Dorong Kayong Utara Tumbuh, Serap 1.800 Tenaga Kerja Lokal
Di tengah proses penyelenggaraan, pemerintah juga menyampaikan duka cita atas wafatnya satu jemaah haji asal kloter SOC-3, Rodiyah (68), yang meninggal dunia akibat serangan jantung. Pemerintah memastikan seluruh hak jemaah tetap dipenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji.
Untuk menjaga kondisi fisik jemaah, Kemenhaj mengimbau Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi agar meminimalisir kegiatan seremonial saat pelepasan.
Sementara itu, jemaah yang telah berada di Madinah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang cukup panas, dengan suhu mencapai 34 derajat celsius dan kelembapan sekitar 25 persen.
“Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh,” ujar Ichsan.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar, dengan jemaah tetap dalam kondisi sehat hingga menyelesaikan seluruh tahapan ibadah.

